Antam Ajak Wanita Ramai-Ramai Jaga Konservasi Laut
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Antam (Persero) Tbk (ANTM) bersama peserta Women On The Move 2026 memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui aksi konservasi laut bertajuk The Blue Legacy: An Exclusive Ocean Conservation Experience With Antam di Medana Bay, Lombok, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Women On The Move 2026 yang mengusung tema "Leading Beyond Limits, Creating Lasting Impact". Program ini memadukan pengembangan kepemimpinan, penguatan jejaring, wellness, dan inspirasi dengan aksi sosial serta kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan The Blue Legacy, Antam bersama para peserta melakukan aksi nyata untuk mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir Lombok. Setidaknya, sebanyak 50 ekor tukik dilepasliarkan dan 55 terumbu karang ditanam atau direstorasi di kawasan Medana Bay.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Antam (Persero) Tbk Arini Kasmira mengatakan, keberlanjutan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari budaya perusahaan. Dalam implementasinya, Antam selalu menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap aktivitas perusahaan.
"Di Antam, sustainability berjalan beriringan dengan safety. Setiap kegiatan yang dilakukan selalu diawali dengan safety moment. Safety always comes first. Sebelum kita berbicara mengenai sustainability dan dampak jangka panjang, keselamatan menjadi prioritas utama," ujar Arini dalam kegiatan The Blue Legacy di Medana Bay, Lombok, dikutip dari keterangan resmi perusahaan, Senin (14/9/2026).
Menurut Arini, prinsip keselamatan menjadi fondasi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan Antam, termasuk program yang berkaitan dengan keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Arini berharap aksi konservasi yang dilakukan melalui Women On The Move 2026 dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan, serta tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan meaningful impact kepada seluruh peserta, sekaligus menjadi bagian dari semangat women leading beyond limits and creating lasting impact," katanya.
Lebih lanjut, Arini menjelaskan bahwa terumbu karang mempunyai peran penting bagi keberlangsungan ekosistem laut karena menjadi habitat dan sumber kehidupan bagi berbagai jenis ikan. Sementara, pelepasliaran tukik merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan populasi penyu dan ekosistem pesisir.
Ia pun berharap kegiatan The Blue Legacy menjadi momentum untuk menanamkan kesadaran bahwa keberlanjutan membutuhkan kontribusi dan kolaborasi dari berbagai pihak. Dampak dari aksi tersebut diharapkan dapat terus dirasakan dalam jangka panjang, bahkan setelah rangkaian Women On The Move 2026 berakhir.
Melalui kegiatan ini, Antam terus mendorong penerapan prinsip keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat. Kolaborasi bersama Women On The Move 2026 juga memperluas makna kepemimpinan perempuan, tidak hanya melalui pengembangan kapasitas dan jejaring, tetapi juga melalui kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.
(ven/wia)