FOTO Internasional

BBM Naik hingga 40%, Warga Mengamuk di Jalanan

Reuters, CNBC Indonesia
Selasa, 15/09/2026 05:00 WIB

Warga Aleppo, Suriah, memprotes kenaikan harga bahan bakar hingga 40% yang dinilai memperberat tekanan ekonomi.

1/5 Para pengunjuk rasa membakar ban dan memblokir jalan raya antara Aleppo dan Turki, Suriah, sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan bakar, 13 September 2026. (REUTERS/Mahmoud Hassano)

Para pengunjuk rasa membakar ban dan memblokir jalan raya yang menghubungkan Aleppo dan Turki, Suriah, sebagai bentuk penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar, Minggu (13/9/2026). Aksi tersebut dilakukan warga di tengah meningkatnya tekanan ekonomi setelah pemerintah mengumumkan kenaikan harga energi. (REUTERS/Mahmoud Hassano)

2/5 Para pengunjuk rasa membakar ban dan memblokir jalan raya antara Aleppo dan Turki, Suriah, sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan bakar, 13 September 2026. (REUTERS/Mahmoud Hassano)

Para pengunjuk rasa membakar ban dan menuntut pemerintah segera membatalkan kebijakan kenaikan harga tersebut. Aksi ini mencerminkan kemarahan publik setelah biaya kebutuhan energi kembali meningkat dalam beberapa bulan terakhir. (REUTERS/Mahmoud Hassano)

3/5 Para pengunjuk rasa membakar ban dan memblokir jalan raya antara Aleppo dan Turki, Suriah, sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan bakar, 13 September 2026. (REUTERS/Mahmoud Hassano)

Pemerintah Suriah pada Sabtu malam mengumumkan kenaikan harga bahan bakar dan gas sebesar 20% hingga 40%, tergantung jenis komoditasnya. Kebijakan tersebut menjadi rangkaian kenaikan harga yang sebelumnya telah memicu keresahan masyarakat di berbagai wilayah. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

4/5 Para pengunjuk rasa membakar ban dan memblokir jalan raya antara Aleppo dan Turki, Suriah, sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan bakar, 13 September 2026. (REUTERS/Mahmoud Hassano)

Kantor berita pemerintah Suriah, SANA, melaporkan harga baru mulai berlaku sejak tengah malam pada Minggu. Pemerintah menyebut kebijakan tersebut bersifat sementara. (REUTERS/Mahmoud Hassano)

5/5 Para pengunjuk rasa membakar ban dan memblokir jalan raya antara Aleppo dan Turki, Suriah, sebagai bentuk protes terhadap kenaikan harga bahan bakar, 13 September 2026. (REUTERS/Mahmoud Hassano)

Kenaikan harga energi menjadi beban tambahan bagi warga Suriah yang masih menghadapi kondisi ekonomi sulit setelah bertahun-tahun mengalami konflik dan tekanan ekonomi. (REUTERS/Mahmoud Hassano)