Menhub Bilang KMP Virgo Transport 8 Tidak Overload, Kasih Perintah Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudi Purwagandhi mengatakan, KMP Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa pada hari Minggu (13/9/2026) dini hari, tidak dalam kondisi kelebihan muatan alias overload. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026).
Sementara itu, Dudy menambahkan, memasuki hari kedua pencarian, penumpang selamat yang berhasil ditemukan oleh tim gabungan berjumlah 108 orang. Sementara 6 penumpang ditemukan meninggal dunia.
Dia menambahkan, penumpang selamat yang membutuhkan penanganan medis, akan dirujuk ke rumah sakit. Sementara penumpang selamat yang kondisinya cukup baik, maka akan diserahkan kepada pihak operator pelayaran untuk kemudian diantarkan ke rumah masing-masing.
"Saya berharap cuaca di lokasi kejadian dalam kondisi baik, sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar. Saya juga terus mengingatkan agar seluruh unsur yang terlibat dalam operasi ini senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dan perkuat koordinasi di lapangan," kata Dudy dalam keterangannya.
Dia menjelaskan, personel gabungan yang melakukan operasi pencarian saat ini jumlahnya bertambah, menjadi lebih dari 600 personel. Dengan jumlah tersebut, ia berharap proses pencarian penumpang dapat semakin optimal, sehingga mampu menemukan lebih banyak lagi penumpang yang selamat.
Terkait kondisi kapal, sambung Dudy, KMP Virgo Transport 8 pada dasarnya tidak kelebihan muatan saat melakukan pelayaran. Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, kapasitas kapal tersebut tidak terisi maksimal.
"Perlu diketahui, KMP Virgo Transport 8 berlayar dalam kondisi tidak overload. Namun demikian, kita tunggu investigasi menyeluruh dari KNKT untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut," ucap Dudy.
Di saat bersamaan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi awal. Secara paralel, KNKT melakukan pengumpulan data terkait spesifikasi kapal hingga wawancara dengan penumpang serta crew yang selamat.
Sebagai informasi, dalam laporan awal yang dirilis otoritas kepelabuhanan, kapal yang dinakhodai oleh Arief Yunianto ini bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu (12/9/2026) pukul 06.52 waktu setempat, menuju Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kapal milik PT Virgo Karya Shipping dengan tanda panggil (call sign) YDIL4 tersebut mengangkut muatan gabungan berupa penumpang dan kendaraan dengan total 30 orang anak buah kapal (ABK).
Namun, nahas menimpa saat kapal melintasi perairan Masalembo pada pukul 01.00 waktu setempat. Kapal mengalami situasi darurat hingga akhirnya terputus kontak.
PT Pertamina Patra Niaga melalui kapal tanker MT Mauhau turut membantu proses pencarian dan penyelamatan korban KMP Virgo Transport 08 yang dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9). (Dok. Pertamina) Foto: Pertamina |
