Siaga Hadapi Krisis, Bank Ini Pindahkan Cadangan Emas 94 Ton dari AS

pgr, CNBC Indonesia
Sabtu, 12/09/2026 06:45 WIB
Foto: REUTERS/Francis Kokoroko

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank sentral Belanda, De Nederlandsche Bank (DNB), dikabarkan memindahkan cadangan emas seberat 86 metrik ton atau sekitar 94,8 ton dari Amerika Utara ke Inggris.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi krisis, di tengah meningkatnya gejolak politik global.

Secara keseluruhan, DNB tercatat memiliki 612,4 metrik ton atau sekitar 675 ton emas, yang bernilai 72,2 miliar euro atau setara sekitar Rp1.473,4 triliun (asumsi kurs Rp20.410 per euro) pada akhir tahun 2025.


Sebelum pemindahan tersebut, sebagian besar cadangan emas Belanda disimpan di New York dan Ottawa, Kanada.

Melalui penataan ulang ini, sebanyak 27 metrik ton atau sekitar 30 ton emas ditarik secara fisik ke brankas di pangkalan militer dekat Zeist, Belanda. Sedangkan sisanya, dialihkan pengelolaannya melalui transaksi di London.

Gubernur DNB, Olaf Sleijpen, menegaskan langkah ini diambil untuk mengoptimalkan fleksibilitas aset negara di tengah situasi darurat.

"Dengan relokasi ini, kami telah meningkatkan likuiditas cadangan emas kami," ujar Sleijpen dalam pernyataan tertulis, dikutip CNNIndonesia, Sabtu (12/9/2026).

"Kami berharap tidak akan pernah perlu menggunakannya, tetapi kami memang perlu memperkuat ketahanan dan kesiapan kami," imbuhnya.

Pihak bank sentral menjelaskan bahwa emas yang kini disimpan di Bank of England telah memenuhi standar perdagangan internasional modern dan dinilai sebagai salah satu yang paling mudah diperdagangkan di dunia. Dengan demikian, aset tersebut dapat diakses dengan jauh lebih cepat oleh DNB apabila sewaktu-waktu terjadi situasi krisis, dibandingkan cadangan yang sebelumnya tersimpan di Amerika Utara.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video:Pemerintah Siapkan Rp11 T untuk Dorong Pembukaan Rekening Massa