Terbaru! Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Pagi Ini

pgr, CNBC Indonesia
Kamis, 10/09/2026 10:10 WIB
Foto: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung, perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Basarnas, serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melakukan pemantauan langsung aktivitas Gunung Anak Krakatau dari KRI Lepu-861 milik TNI Angkatan Laut. (Instagram/ BPBD Lampung)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat adanya erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 10 September 2026 pukul 09.10 WIB.

Badan Geologi menyatakan tinggi kolom abu tidak teramati, adapaun erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi ± 17 detik.

"Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif," terang Badan Geologi dikutip dalam siarannya, Kamis (10/9/2026).


Rekomendasi:

1. Masyarakat di sekitar G. Anak Krakatau dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas G. Anak Krakatau dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat.

2. Masyarakat yang terdampak abu vulkanik hasil erupsi Gunungapi Anak Krakatau direkomendasikan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah atau menggunakan masker selama beraktivitas untuk menghindari gangguan pernafasan.

3. Masyarakat di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung harap tenang dan jangan mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunungapi Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami, serta dapat melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan BPBD setempat.

4. Untuk mengetahui informasi dapat menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi (022) 7272606 di Bandung (Provinsi Jawa Barat) atau Pos Pengamatan G. Krakatau (0254) 651449 atau 085846324506 di Pasauran (Provinsi Banten). Masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunungapi Anak Krakatau melalui aplikasi/website Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (www.vsi.esdm.go.id), Magma Indonesia (https://magma.esdm.go.id), dan media sosial Badan Geologi (Facebook, X, dan


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Trump Prediksi Perang AS-Iran Berakhir Usai Pemilu Sela