190 SPBU Pertamina Sudah Jual BBM dengan Campuran Etanol 5% (E5)
Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Patra Niaga mencatat sebanyak 190 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) telah menyediakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bensin dengan campuran bioetanol 5% atau E5 melalui produk Pertamax Green 95.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, Pertamax Green yang diluncurkan sejak 2023 merupakan produk BBM dengan kandungan 5% bioetanol.
"Untuk penyaluran bioetanol, saat ini kami salurkan melalui produk Pertamax Green. Jadi produk Pertamax Green ini terdapat kandungan 5% bioetanol. Kami sudah launching produk Pertamax Green ini sejak tahun 2023, dan saat ini sudah terdapat 190 SPBU yang memberikan layanan produk Pertamax Green," kata Mars Ega dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Selasa (8/9/2026).
Menurutnya, penjualan Pertamax Green menunjukkan tren positif. Sepanjang awal 2025 hingga Agustus 2026, penjualan produk tersebut meningkat 267%.
Adapun apabila dilihat berdasarkan rata-rata penjualan harian, kenaikannya bahkan mencapai 446%. Pertumbuhan penjualan tersebut juga diikuti dengan perluasan outlet Pertamax Green.
"Tren penjualan ini juga diimbangi dengan peningkatan sebaran outlet Pertamax Green. Saat ini outlet Pertamax Green masih terkonsentrasi di Pulau Jawa karena kami juga akan terus mengembangkan, berkoordinasi dengan Kementerian ESDM, khususnya dari sourcing atau penyedia bioetanolnya," ujarnya.
Ia memerinci, dari 190 SPBU yang menyediakan Pertamax Green, sebanyak 28 SPBU berada di Banten, 40 SPBU di DKI Jakarta, 53 SPBU di Jawa Barat, 16 SPBU di Jawa Tengah, 6 SPBU di DIY, dan 47 SPBU di Jawa Timur.
"Rata-rata sales penjualan Pertamax Green ini adalah 132 kl per hari. Ini meningkat cukup signifikan karena kalau kita melihat di awal tahun Januari itu masih sekitar 17 kl per hari. Penjualan ini terus meningkat dan produk ini merupakan produk non subsidi yang sudah mengikuti harga pasar dengan kualitas RON 95," kata dia.
(wia)