FOTO

Bandara Halim Sunyi Sepi Efek Ditutup karena Abu Anak Krakatau

CNBC Indonesia/Faisal Rahman, CNBC Indonesia
Senin, 07/09/2026 16:37 WIB

Calon penumpang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma setelah penerbangan ditutup. Kondisi Bandara sunyi sepi.

1/8 Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

2/8 Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan empat bandara termasuk Bandara Halim Perdanakusuma memperpanjang penghentian operasionalisasi penerbangan hingga pukul 18.00 WIB. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

3/8 Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Pantauan di lokasi, Bandara yang terletak di Wilayah Jakarta Timur itu tampak lengang tidak banyak penumpang yang berlalu-lalang usai operasionalisasi Bandar Halim diperpanjang. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

4/8 Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Pada area counter check-in keberangakatan juga nampak terlihat sepi penumpang. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

5/8 Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

“Mengingat adanya temuan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, operasional Bandara Halim Perdanakusuma ditutup sementara, demi mengutamakan keselamatan penerbangan,” tulisnya di postingan akun Instagram resmi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

6/8 Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Perpanjangan penutupan operasional ini berdampak terhadap 29 penerbangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 merupakan penerbangan keberangkatan dan 14 penerbangan kedatangan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

7/8 Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Penerbangan yang terdampak di antaranya melayani rute Surabaya, Malang, Denpasar, Palembang, Yogyakarta, Ketapang, dan Matak. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

8/8 Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Bagi para calon penumpang pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, diminta untuk menghubungi pihak maskapai guna mendapatkan informasi dan pembaruan status penerbangan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)