4 Photos
Bandara Halim Sunyi Sepi Efek Ditutup karena Abu Anak Krakatau
Calon penumpang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma setelah penerbangan ditutup. Kondisi Bandara sunyi sepi.
Calon penumpang yang gagal terbang meninggalkan Bandara Halim Perdanakusuma di Jakarta, setelah penghentian operasionalisasi penerbangan diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau menyebabkan empat bandara termasuk Bandara Halim Perdanakusuma memperpanjang penghentian operasionalisasi penerbangan hingga pukul 18.00 WIB. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pantauan di lokasi, Bandara yang terletak di Wilayah Jakarta Timur itu tampak lengang tidak banyak penumpang yang berlalu-lalang usai operasionalisasi Bandar Halim diperpanjang. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pada area counter check-in keberangakatan juga nampak terlihat sepi penumpang. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
“Mengingat adanya temuan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, operasional Bandara Halim Perdanakusuma ditutup sementara, demi mengutamakan keselamatan penerbangan,” tulisnya di postingan akun Instagram resmi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Perpanjangan penutupan operasional ini berdampak terhadap 29 penerbangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 merupakan penerbangan keberangkatan dan 14 penerbangan kedatangan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Penerbangan yang terdampak di antaranya melayani rute Surabaya, Malang, Denpasar, Palembang, Yogyakarta, Ketapang, dan Matak. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Bagi para calon penumpang pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, diminta untuk menghubungi pihak maskapai guna mendapatkan informasi dan pembaruan status penerbangan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)