FOTO

Sungai Raksasa RI Berubah Jadi Gurun Pasir, Kalimantan Bak Negeri Arab

Dok. ATR Drone, CNBC Indonesia
Selasa, 08/09/2026 04:30 WIB

Kekeringan sungai di Kalimantan semakin parah. Sungai raksasa kini berubah menjadi gurun pasir.


1/7 Kekeringan sungai Kapuas. (Ist Instagram atr.drone)

Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) buka suara terkait kondisi kekeringan di sejumlah sungai utama di Kalimantan akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino. Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap aktivitas pengangkutan batu bara menggunakan kapal tongkang. (Ist Instagram atr.drone)

2/7 Kekeringan sungai Kapuas. (Ist Instagram atr.drone)

Direktur Eksekutif APBI Gita Maharyani mengatakan kekeringan dan penurunan muka air sungai telah terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan. Kondisi ini mulai memengaruhi kelancaran aktivitas pengangkutan batu bara. (Ist Instagram atr.drone)

3/7 Kekeringan sungai Kapuas. (Ist Instagram atr.drone)

"Secara umum, kekeringan dan penurunan muka air sungai terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dan mulai memengaruhi aktivitas pengangkutan batu bara," ujarnya kepada CNBC Indonesia, dikutip Senin (7/9/2026). (Ist Instagram atr.drone)

4/7 Kekeringan sungai Kapuas. (Ist Instagram atr.drone)

Menurut Gita, penurunan muka air di sejumlah sungai juga dapat membatasi draft atau kedalaman muatan kapal tongkang. Akibatnya, kapasitas angkut batu bara melalui jalur sungai tidak dapat dimaksimalkan. (Ist Instagram atr.drone)

5/7 Kekeringan sungai Kapuas. (Ist Instagram atr.drone)

"Di beberapa wilayah sungai lainnya, penurunan muka air juga dapat membatasi draft tongkang sehingga muatan tidak dapat dimaksimalkan," katanya. (Ist Instagram atr.drone)

6/7 Kekeringan sungai Kapuas. (Ist Instagram atr.drone)

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan stok batu bara untuk sementara waktu, baik di area tambang maupun di stockpile pelabuhan. Penumpukan stok terjadi karena kapasitas pengangkutan melalui sungai menjadi lebih terbatas. (Ist Instagram atr.drone)

7/7 Kekeringan sungai Kapuas. (Ist Instagram atr.drone)

"Kondisi ini berpotensi meningkatkan stok sementara di area tambang maupun stockpile pelabuhan," ujar Gita. Meski demikian, APBI menilai dampak kondisi logistik tersebut terhadap harga batu bara tetap bergantung pada berbagai faktor, terutama dinamika permintaan dan pasokan di pasar global. Gangguan logistik di Indonesia dapat memengaruhi sentimen pasar, tetapi bukan menjadi satu-satunya faktor penentu kenaikan harga batu bara. (Ist Instagram atr.drone)