MARKET DATA
Internasional

Kecelakaan Maut Bus Masuk Jurang, 25 Anak Sekolah Tewas

tps,  CNBC Indonesia
07 September 2026 20:10
Kondisi sebuah bus yang tergelincir dari jalan pegunungan dan jatuh ke Sungai Trishuli di distrik Dhading, Nepal, Senin (23/2/2026). (Tangkapan Layar Video/REUTERS)
Foto: Ilustrasi kecelakaan bus. (Tangkapan Layar Video/REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kecelakaan maut yang mengerikan terjadi di Cabo Verde setelah sebuah bus yang mengangkut rombongan pelajar terjun bebas ke dalam jurang di Pulau Fogo pada hari Sabtu. Tragedi memilukan ini menewaskan sedikitnya 25 orang, yang sebagian besar adalah anak-anak sekolah dan remaja, serta memaksa otoritas negara kepulauan di Afrika Barat tersebut menetapkan masa berkabung selama dua hari.

Mengutip Russia Today, Senin (7/9/2026), kecelakaan tragis tersebut terjadi ketika bus yang membawa rombongan anak-anak untuk perjalanan wisata (field trip) meluncur jatuh dari tebing saat dalam perjalanan menuju desa Cha das Caldeiras. Desa yang terkenal dengan keunikan produksi anggurnya tersebut berlokasi di dalam kawah besar gunung berapi aktif Pico do Fogo.

Perjalanan tahunan tersebut diketahui diselenggarakan oleh seorang pihak swasta. Sang penyelenggara, yang diyakini berada di balik kemudi saat kejadian, turut tewas dalam insiden maut tersebut. Sementara itu, beberapa korban lainnya menderita luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi.

Presiden Cabo Verde, Jose Maria Pereira Neves, tidak dapat menyembunyikan kesedihannya dan langsung menyampaikan duka cita mendalam melalui unggahan di akun Facebook pribadinya.

"Saya patah hati. Ini adalah kehilangan yang tidak dapat diperbaiki, sebagian dari masa depan yang kini harus kita ucapkan selamat tinggal: sebagian besar dari korban adalah kaum muda dan remaja," ungkapnya.

Sang presiden, bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya, dilaporkan telah menghadiri pemakaman sekitar 18 korban kecelakaan tersebut pada hari Minggu.

Sementara itu, korban meninggal lainnya telah dimakamkan dalam upacara terpisah pada hari yang sama.

Saat ini, pihak berwenang setempat masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap penyebab pasti dari kecelakaan tragis tersebut.

(tps/luc) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Tabrakan Maut Minibus dan Truk, 27 Jemaat Gereja Tewas


Most Popular
Features