Bandara Lampung Ditutup, Begini Kondisi Penyeberangan Bakauheni-Merak

MAIKEL JEFRIANDO, CNBC Indonesia
Senin, 07/09/2026 10:21 WIB
Foto: Kendaraan menuju Bakauheni cukup ramai dibandingkan biasanya, namun tetap lancar. (CNBC Indonesia/Maikel Jefriando)

Bandar Lampung, CNBC Indonesia - Bandar Udara Radin Inten II, Lampung ditutup pasca-erupsi Gunung Anak Krakatau. Sebagian penumpang yang menuju ke Jakarta beralih menggunakan kapal laut.

Diketahui aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat menjadi level III (siaga) sejak 5 September 2026. Gunung di perairan Selat Sunda tersebut melontarkan material vulkanik dan berdampak ke area sekitar.

Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia Senin (7/9/2026), kendaraan yang melintas di Tol Trans Sumatra menuju Bakauheni cukup ramai dibandingkan biasanya, namun tetap lancar. Waktu yang dihabiskan dari Bandar Lampung hingga pelabuhan sekitar 1,5 jam.


Di pelabuhan juga tidak tampak ada kepadatan. Meskipun petugas setempat menyampaikan, aktivitas penyeberangan ke Merak meningkat imbas dihentikannya penerbangan. Khususnya penumpang yang menggunakan kendaraan pribadi.

Beberapa kapal tersedia di dermaga. Tidak butuh waktu yang lama dari pintu masuk pelabuhan hingga naik ke atas kapal.

Penumpang juga tidak menunjukkan kepanikan atas situasi erupsi. Hampir semua, baik orang tua hingga anak kecil menggunakan masker untuk mengantisipasi terhirupnya abu vulkanik.


(mij/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Bandara Soetta Tutup Sementara Akibat Erupsi Anak Krakatau