Kesehatan Dominasi Calon Emiten Bursa, Ada 3 Calon Emiten
Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat masih terdapat tujuh perusahaan yang berada dalam pipeline pencatatan saham hingga 4 September 2026.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan ada tujuh perusahaan yang berada dalam pipeline IPO dan hampir separuhnya beraset jumbo.
Rinciannya, terdapat dua perusahaan dengan aset skala kecil dengan total aset di bawah Rp50 miliar. Selanjutnya, terdapat dua perusahaan yang masuk dalam kategori aset skala menengah dengan total aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar.
"Sementara itu, tiga perusahaan lainnya tergolong sebagai perusahaan dengan aset skala besar, yakni memiliki aset di atas Rp250 miliar," ungkap Saidu tertulis kepada wartawan, dikutip Senin, (7/9/2026).
Jika dirinci berdasarkan sektornya, pipeline IPO BEI saat ini didominasi oleh sektor kesehatan dengan tiga perusahaan. Kemudian sektor energi menyusul dengan dua perusahaan, sedangkan masing-masing satu perusahaan berasal dari sektor konsumer primer dan industri.
Dengan demikian, tidak terdapat perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline dari sektor bahan baku, konsumer non-primer, finansial, infrastruktur, properti, teknologi, maupun transportasi & logistik.
Sepanjang tahun berjalan hingga tanggal tersebut, BEI mencatat terdapat tujuh perusahaan yang telah mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.
(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]