7 Photos
CT Beri Coaching Clinic, Bongkar Cara Hadapi Masalah Bisnis
CT berbagi pengalaman bisnis dalam coaching clinic Lampung Financial Festival 2026, menekankan kerja keras, doa, serta pentingnya memahami karakter karyawan.
Chairman & Founder CT Corp Chairul Tanjung menyampaikan pemaparan dalam sesi Inspirational Talk pada Lampung Financial Festival 2026 di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026). Sesi tersebut diikuti mahasiswa yang telah merintis usaha dan mendapat kesempatan berdiskusi langsung dengan Chairul Tanjung. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
CT mengatakan kesuksesan tidak dapat diraih secara instan. Menurutnya, keberhasilan membutuhkan kerja keras, disertai doa dan sikap berserah diri kepada Allah SWT agar perjalanan usaha membawa keberkahan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Ia menjelaskan coaching clinic tersebut ditujukan bagi mahasiswa yang sudah mulai menjalankan bisnis. CT membagikan pengalaman dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi peserta dalam mengembangkan usaha mereka. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Lima mahasiswa kemudian diundang ke panggung untuk menceritakan dan berkonsultasi mengenai bisnis masing-masing. Usaha yang mereka jalankan beragam, mulai dari jasa bimbingan skripsi, penjualan gorengan hingga pengelolaan kebun kelapa sawit. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Sejumlah persoalan yang ditanyakan antara lain cara mengatasi bisnis yang stagnan, menghadapi pelemahan daya beli masyarakat hingga memilih karyawan. CT menilai persoalan tersebut merupakan tantangan klasik yang juga dihadapi pengusaha, termasuk risiko kecurangan atau fraud oleh karyawan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Menurut CT, pemilihan karyawan tidak bisa hanya mengandalkan tes psikologi karena tidak ada metode yang dapat menjamin seseorang sepenuhnya dapat dipercaya. Karena itu, pengusaha perlu menguji calon karyawan secara bertahap dalam kurun waktu tertentu untuk melihat watak dan karakternya. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Menutup sesi, CT menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjadi orang yang beruntung. Ia mengatakan orang bodoh akan kalah dari orang pintar, orang pintar dapat kalah dari orang licik, tetapi orang licik tidak dapat mengalahkan orang yang beruntung. Menurutnya, panduan untuk menjadi orang yang beruntung dapat ditemukan dalam Alquran dan perlu diimplementasikan dalam kehidupan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)