Buruan ke Novotel Lampung, Ada yang Jual Emas Bisa Dipotek
Bandar Lampung, CNBC Indonesia - Terdapat hal yang unik di gelaran Lampung Financial Festival yang berlangsung di Novotel Lampung. Pada kegiatan ini, pengunjung bisa menemukan produk emas batangan yang dapat dipotek menjadi kepingan-kepingan lebih kecil.
Produk tersebut merupakan KitKat Gold milik Raja Emas Indonesia. Berbeda dengan emas batangan pada umumnya, emas ini dirancang dengan garis pemisah sehingga dapat dipotek menggunakan tangan.
Supervisor Product Marketing Raja Emas Ajeng Nur Baetty mengatakan pihaknya membawa sejumlah produk emas dalam gelaran tersebut, mulai dari Logam Mulia berukuran 0,1 gram hingga 100 gram.
Namun, salah satu produk yang secara khusus diperkenalkan dalam festival adalah KitKat Gold.Â
"Terus ada KitKat Gold juga yang bisa dipotek-potek," kata Ajeng saat di booth Raja Emas, Novotel Lampung, Minggu (6/9/2026).
KitKat Gold sendiri tersedia dalam ukuran 20 gram. Emas tersebut dapat dipotek menjadi 20 keping dengan masing-masing berat 1 gram. "Jadi dari 20 gram, nanti Kakak bisa potek jadi 1 graman aja," ujarnya.
Meski dapat dipisahkan menjadi kepingan-kepingan kecil, pembelian KitKat Gold dilakukan dalam kondisi utuh. Konsumen membeli satu produk seberat 20 gram, kemudian dapat memoteknya sesuai kebutuhan.
Menurut Ajeng, konsep tersebut memberikan fleksibilitas bagi pemilik emas untuk membagikan kepingan emas kepada orang lain, misalnya sebagai hadiah.
"Kalau misalkan mau dibagiin ke orang terdekat atau mau buat gift gitu kan bisa," tuturnya.
Untuk mendapatkan satu KitKat Gold seberat 20 gram, pengunjung perlu merogoh kocek sekitar Rp52,6 juta. Ajeng mengatakan harga tersebut setara dengan sekitar Rp2,6 juta per gram.
Menurutnya, pembelian emas dalam jumlah 20 gram sekaligus membuat harga per gram lebih murah dibandingkan membeli emas 1 gram secara terpisah.
"Kalau misalkan Kakaknya beli langsung 20 gram tuh lebih murah dibanding Kakak beli 1 graman aja," kata Ajeng.
Selain itu, logam mulia Raja Emas memiliki spread harga jual kembali yang sangat tipis, hanya 4%. Artinya, semakin besar gramasi yang kita beli, semakin kecil persentase selisih antara harga beli dan harga jual kembali, sehingga potensi keuntungan dari kenaikan harga emas juga semakin optimal.
Ajeng menambahkan, KitKat Gold menjadi produk yang secara khusus diperkenalkan Raja Emas dalam Lampung Financial Festival. Menurut dia, produk dengan konsep tersebut merupakan produk yang hanya dimiliki Raja Emas di Indonesia. "Ini satu-satunya di Indonesia. Jadi cuma punya brand kita doang di Raja Emas," pungkasnya.
Untuk teman-teman pelajar maupun mahasiswa yang memenuhi Lampung Financial Festival, Raja Emas berupaya menanamkan edukasi investasi sedini mungkin. Harapannya, saat mereka sudah memiliki penghasilan, mereka sudah memahami pentingnya investasi, salah satunya emas yang memiliki risiko relatif rendah, sekaligus bisa membagikan pengetahuan tersebut kepada orang tua.
"Kalau untuk teman-teman pelajar atau mahasiswa, kita coba tanam edukasi investasi sedini mungkin. Jadi, saat mereka berpenghasilan, mereka udah tau pentingnya investasi, salah satunya emas," tutur Ajeng.
Lampung Financial Festival 2026 memasuki hari kedua, dengan pembahasan dan diskusi yang tidak kalah seru. Selain mendapatkan wawasan keuangan, investasi, dan bisnis, peserta juga bisa menyaksikan panggung hiburan mulai dari pertunjukan musik hingga stand up comedy.
Pembicara hari kedua pun akan mengupas topik-topik menarik, seperti pada sesi Investment Talk yang menghadirkan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK Adi Budiarso dan Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kementerian Keuangan RI Herman Saheruddin.
(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]