FOTO Internasional

Potret 'Batu Kelaparan' Muncul di Sungai Jerman, Warning Bahaya Ini

Reuters, CNBC Indonesia
Jumat, 04/09/2026 05:00 WIB

Kekeringan di Jerman menyingkap Hungersteine atau "batu kelaparan" di Sungai Rhine, penanda sejarah krisis akibat rendahnya air.

1/5 Apa yang disebut sebagai 'batu kelaparan' (hunger stones) tampak akibat rendahnya permukaan air Sungai Rhine di dekat Worms, Jerman, pada 4 Agustus 2026. (REUTERS/Andreas Buerger)

Surutnya permukaan Sungai Rhine di Jerman kembali menyingkap Hungersteine atau "batu kelaparan" di wilayah Worms. Kemunculan batu-batu tersebut menjadi penanda nyata rendahnya permukaan air sekaligus mengingatkan pada sejarah kekeringan yang pernah mengancam kehidupan masyarakat. (REUTERS/Andreas Buerger)

2/5 Apa yang disebut sebagai 'batu kelaparan' (hunger stones) tampak akibat rendahnya permukaan air Sungai Rhine di dekat Worms, Jerman, pada 4 Agustus 2026. (REUTERS/Andreas Buerger)

Hungersteine merupakan penanda hidrologis yang ditempatkan di sungai dan perairan lainnya saat permukaan air sangat rendah. Batu-batu ini berfungsi sebagai peringatan bagi generasi mendatang mengenai dampak kekeringan, termasuk potensi gagal panen dan kelaparan. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

3/5 Apa yang disebut sebagai 'batu kelaparan' (hunger stones) tampak akibat rendahnya permukaan air Sungai Rhine di dekat Worms, Jerman, pada 4 Agustus 2026. (REUTERS/Andreas Buerger)

Kemunculan kembali batu tersebut terjadi ketika Jerman dan sebagian besar wilayah Eropa menghadapi gelombang panas berturut-turut dengan curah hujan minim pada musim panas ini. Kondisi tersebut menyebabkan permukaan air sejumlah sungai, termasuk Rhine, menyusut drastis. (REUTERS/Andreas Buerger)

4/5 Apa yang disebut sebagai 'batu kelaparan' (hunger stones) tampak akibat rendahnya permukaan air Sungai Rhine di dekat Worms, Jerman, pada 4 Agustus 2026. (REUTERS/Andreas Buerger)

Surutnya Sungai Rhine juga menyingkap benda-benda yang sebelumnya berada di bawah permukaan air. Di Neuss, sebuah perahu nelayan tua yang pernah digunakan pada 1990-an kembali terlihat. Perahu tersebut terakhir kali muncul pada 2022. (REUTERS/Stephane Nitschke)

5/5 Apa yang disebut sebagai 'batu kelaparan' (hunger stones) tampak akibat rendahnya permukaan air Sungai Rhine di dekat Worms, Jerman, pada 4 Agustus 2026. (REUTERS/Andreas Buerger)

Sungai Rhine merupakan jalur pelayaran penting bagi distribusi berbagai komoditas di Eropa, seperti biji-bijian, mineral, batu bara, dan produk minyak olahan. Rendahnya permukaan air akibat kekeringan berpotensi mengganggu aktivitas pelayaran dan pengangkutan barang. (REUTERS/Stephane Nitschke)