8 Photos
Sedih! Dihajar Kekeringan, Petani Padi di Bogor Harus "Banting Setir"
Kekeringan di Jonggol membuat petani beralih dari padi ke kacang merah. Sebagian lainnya menggembala ternak karena lahan tak lagi mendapat cukup air.
Kekeringan melanda sejumlah area persawahan di kawasan Galang dan Ridogalih, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, (27/8/2026). Kondisi sawah yang biasanya ditanami padi kini terlihat kering dan berubah warna menjadi cokelat. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Kondisi tersebut membuat petani harus menyesuaikan aktivitas mereka. Salah satunya Uning, 41 tahun, yang sebelumnya menanam padi, namun kini beralih menanam kacang merah karena lahan kekurangan air. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
"Sebelumnya nanem padi, karena kekeringan pindah, hasil nanem kacang merah," ujar Uning. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Tak hanya mengubah pola tanam, kekeringan juga membuat aktivitas petani di persawahan ikut berkurang. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Sejumlah petani yang biasanya bekerja mengolah dan menanam sawah kini hanya menggembala atau ngangon hewan ternak di sekitar lahan yang mengering. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Salah seorang petani, Ncop, 54 tahun, mengatakan biasanya pagi hingga sore ia bekerja di sawah. Namun saat kemarau, aktivitas tersebut tidak bisa dilakukan karena tidak tersedia cukup air untuk bercocok tanam. "Kalau kering begini mau nanam apa nggak bisa karena nggak ada air," katanya. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)
Bagi petani, beralih ke tanaman lain dan menggembala ternak menjadi pilihan sementara untuk tetap beraktivitas di tengah keterbatasan air selama musim kemarau. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)