Momen Banggar DPR Cecar Pemerintah Banyak Typo RAPBN 2027

Robertus Adrianto, CNBC Indonesia
Kamis, 27/08/2026 14:08 WIB
Foto: Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menggelar rapat kerja dengan Kementerian Keuangan di Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (14/7/2026). (CNBC Indonesia/Robertus Andrianto Serin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI sempat mencecar pemerintah karena banyaknya temuan salah ketika angka atau typo dalam dokumen RAPBN 2027, termasuk tak lengkapnya data sasaran pembangunan.

Ketua Banggar DPR Said Abdullah mengatakan, dalam dokumen nota keuangan dan RAPBN 2027, banyak kekeliruan angka antara yang tertulis di dokumen dengan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto saat pidato kenegaraan dan penyampaian nota keuangan beserta RAPBN 2027 ke DPR pada 14 Agustus 2026.


"Banyak typo memang, bapak presiden menyampaikan pertumbuhan 6% di nota keuangan yang kami terima 5,9%, MBG Rp 480 triliun padahal Rp 240 triliun lampirannya, memang banyak typo-typo," tegas Said saat rapat kerja dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menteri PPN/Kepala Bappenas Rahmat Pambudy terkait RAPBN 2027, Kamis (27/8/2026).

Sementara itu, Anggota Banggar dari Fraksi PDI Perjuangan Dolfie Othniel Frederic Palit mengatakan, daftar sasaran pembangunan yang tidak ditampilkan itu di antaranya tingkat kemiskinan ekstrem, penciptaan lapangan kerja baru, hingga nilai tukar petani dan nelayan untuk 2027.

"Maksudnya jangan salah kelupaan, soalnya sekarang sering salah ketik jadi susah kita," kata Dolfie.

Merespons pernyataan itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang mewakili pemerintah dalam rapat tersebut menyatakan siap untuk memperbaiki apa yang menjadi catatan DPR.

"Sepakat, nanti kami perbaiki dalam masa diskusi ini, dan memang diskusi ini untuk memperbaiki yang kurang-kurang juga, terima kasih pak," ujar Purbaya.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Gambaran Awal Asumsi Makro RAPBN 2027