Aksi ini dihadiri ribuan massa di depan Gedung MPR/DPR /DPD RI untuk menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan RUU Perampasan Aset.
Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) dan sejumlah aliansi warga lainnya memadati depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (27/8/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Aksi yang dihadiri ribuan massa tersebut untuk menyampaikan aspirasi yang berkaitan dengan RUU Perampasan Aset. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Massa aksi diketahui mulai memadati kawasan tersebut sejak pukul 09.00 WIB. Pantauan di lokasi, pagar gedung Kompleks Parlemen nampak dipenuhi spanduk yang berisi tuntutan para massa aksi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sejumlah massa aksi juga terihat berada di atas tembok pagar gedung Kompleks Parlemen. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Andre Rosiade bersama sejumlah anggota DPR terlihat mendatangi massa aksi dan menaiki mobil komando yang berada di tengah kerumunan demonstran. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kehadiran para anggota DPR tersebut menjadi perhatian massa yang tengah menyampaikan aspirasi di depan Kompleks Parlemen. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sebelumnya, perwakilan massa AMPB bertemu dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk menyampaikan sejumlah tuntutan. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Dalam pertemuan tersebut, AMPB mendesak pimpinan DPR RI mengundurkan diri apabila hingga 15 Desember 2026 RUU Perampasan Aset belum juga disahkan. Tuntutan tersebut menjadi salah satu poin yang disampaikan AMPB dalam aksi mereka di depan Gedung DPR RI. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)