FOTO Internasional

Potret Citra Satelit Nepal Sebelum & Sesudah Disapu Banjir Bandang

Reuters, CNBC Indonesia
Kamis, 27/08/2026 12:20 WIB

Citra satelit memperlihatkan Nepal sebelum banjir bandang dan setelah banjir bandang. Gambar diambil 23 Agustus dan kemarin, 26 Agustus.

1/7 Gabungan citra satelit memperlihatkan Manakamana, Nepal, pada tanggal 23 Agustus 2026 sebelum banjir bandang (atas) dan pada tanggal 26 Agustus 2026 setelah banjir bandang (bawah) yang melanda wilayah tersebut. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

Gabungan citra satelit memperlihatkan Manakamana, Nepal, pada tanggal 23 Agustus 2026 sebelum banjir bandang (atas) dan pada tanggal 26 Agustus 2026 setelah banjir bandang (bawah) yang melanda wilayah tersebut. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

2/7 Gabungan citra satelit memperlihatkan Manakamana, Nepal, pada tanggal 23 Agustus 2026 sebelum banjir bandang (atas) dan pada tanggal 26 Agustus 2026 setelah banjir bandang (bawah) yang melanda wilayah tersebut. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

Bencana tersebut turut merusak desa, jalan, jembatan, serta fasilitas pembangkit listrik di dekat perbatasan Tibet. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

3/7 Gabungan citra satelit memperlihatkan Manakamana, Nepal, pada tanggal 23 Agustus 2026 sebelum banjir bandang (atas) dan pada tanggal 26 Agustus 2026 setelah banjir bandang (bawah) yang melanda wilayah tersebut. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

Banjir juga terjadi di wilayah Gyirong, Tibet, China. Longsoran lumpur merusak akses jalan, jaringan komunikasi, dan pasokan listrik. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

4/7 Gabungan citra satelit memperlihatkan Manakamana, Nepal, pada tanggal 23 Agustus 2026 sebelum banjir bandang (atas) dan pada tanggal 26 Agustus 2026 setelah banjir bandang (bawah) yang melanda wilayah tersebut. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

Otoritas Listrik Nepal melaporkan sekitar 430 megawatt kapasitas pembangkit listrik, termasuk tenaga air dan surya, mengalami kerusakan. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

5/7 Gabungan citra satelit memperlihatkan Manakamana, Nepal, pada tanggal 23 Agustus 2026 sebelum banjir bandang (atas) dan pada tanggal 26 Agustus 2026 setelah banjir bandang (bawah) yang melanda wilayah tersebut. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

Penyebab pasti banjir masih diselidiki. Namun, pakar menduga bencana dipicu longsoran es dan batu dari gletser yang menghambat aliran sungai. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

6/7 Gabungan citra satelit memperlihatkan Manakamana, Nepal, pada tanggal 23 Agustus 2026 sebelum banjir bandang (atas) dan pada tanggal 26 Agustus 2026 setelah banjir bandang (bawah) yang melanda wilayah tersebut. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

Mengutip Reuters Kamis (27/8/2026), spesialis pengurangan risiko bencana Saswata Sanyal mengatakan Sungai Lhende Khola telah mengalami banjir dua kali dalam 14 bulan. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

7/7 Gabungan citra satelit memperlihatkan Manakamana, Nepal, pada tanggal 23 Agustus 2026 sebelum banjir bandang (atas) dan pada tanggal 26 Agustus 2026 setelah banjir bandang (bawah) yang melanda wilayah tersebut. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)

Musibah terjadi di Nepal-Tibet setelah bencana banjir bandang menimpa kedua wilayah negara tersebut. Bahkan, video rekaman detik-detik banjir bandang tersebut yang mirip dengan tsunami beredar di media sosial. (PLANET LABS PBC/Handout via REUTERS)