FOTO Internasional

Potret Negara Darurat Gangster, 47 Orang Tewas dalam Serangan Terbaru

Reuters, CNBC Indonesia
Rabu, 26/08/2026 08:05 WIB

Sedikitnya 47 orang tewas dan 22 lainnya terluka dalam serangan geng bersenjata di Kenscoff, wilayah perbukitan yang menghadap ibu kota Haiti, Port-au-Prince.

1/7 Kondisi mobil yang hangus terbakar setelah serangan mematikan oleh geng bersenjata, di pinggiran Port-au-Prince, di Kenscoff, Haiti, 24 Agustus 2026. REUTERS/Fildor Pq Egeder

Kondisi mobil yang hangus terbakar setelah serangan mematikan oleh geng bersenjata, di pinggiran Port-au-Prince, di Kenscoff, Haiti, Senin (24/8/2026). Sedikitnya 47 orang tewas dan 22 lainnya terluka dalam serangan geng bersenjata di Kenscoff, wilayah perbukitan yang menghadap ibu kota Haiti, Port-au-Prince.  REUTERS/Fildor Pq Egeder

2/7 Kondisi mobil yang hangus terbakar setelah serangan mematikan oleh geng bersenjata, di pinggiran Port-au-Prince, di Kenscoff, Haiti, 24 Agustus 2026. REUTERS/Fildor Pq Egeder

Serangan terjadi pada Senin malam waktu setempat dan memicu kemarahan warga terhadap lemahnya perlindungan keamanan. REUTERS/Fildor Pq Egeder

3/7 Kondisi mobil yang hangus terbakar setelah serangan mematikan oleh geng bersenjata, di pinggiran Port-au-Prince, di Kenscoff, Haiti, 24 Agustus 2026. REUTERS/Fildor Pq Egeder

Dilansir Reuters, kelompok hak asasi manusia Haiti, RNDDH, sebelumnya memperkirakan 30 hingga 40 orang tewas dan 15 hingga 20 lainnya terluka dalam serangan yang dimulai sekitar pukul 22.30 waktu setempat. REUTERS/Patrice Noel

4/7 Kondisi mobil yang hangus terbakar setelah serangan mematikan oleh geng bersenjata, di pinggiran Port-au-Prince, di Kenscoff, Haiti, 24 Agustus 2026. REUTERS/Fildor Pq Egeder

Menurut PBB, rangkaian serangan selama dua bulan pada awal 2025 telah menewaskan lebih dari 260 orang dan menghancurkan atau membakar sekitar 200 rumah. Sebanyak 3.000 warga juga terpaksa mengungsi. Serangan kembali terjadi dalam beberapa bulan terakhir, termasuk aksi penculikan, pemerkosaan, pembakaran dan pencurian ternak. REUTERS/Patrice Noel

5/7 Kondisi mobil yang hangus terbakar setelah serangan mematikan oleh geng bersenjata, di pinggiran Port-au-Prince, di Kenscoff, Haiti, 24 Agustus 2026. REUTERS/Fildor Pq Egeder

Warga Kenscoff menuding aparat gagal memberikan perlindungan meski lokasi serangan berada tidak jauh dari kantor polisi. Pemerintah Haiti mengecam serangan tersebut dan berjanji memperkuat keamanan, sementara kepala polisi nasional Vladimir Paraison menegaskan aparat tidak akan menyerah menghadapi kelompok bersenjata. REUTERS/Fildor Pq Egeder

6/7 Kondisi mobil yang hangus terbakar setelah serangan mematikan oleh geng bersenjata, di pinggiran Port-au-Prince, di Kenscoff, Haiti, 24 Agustus 2026. REUTERS/Fildor Pq Egeder

Kekerasan yang terus meluas menambah kekhawatiran terhadap rencana pemilihan umum Haiti pada Desember mendatang. REUTERS/Patrice Noel

7/7 Kondisi mobil yang hangus terbakar setelah serangan mematikan oleh geng bersenjata, di pinggiran Port-au-Prince, di Kenscoff, Haiti, 24 Agustus 2026. REUTERS/Fildor Pq Egeder

Pasukan Penindasan Geng yang didukung PBB ditargetkan memiliki lebih dari 5.500 personel pada musim gugur tahun ini untuk membantu kepolisian Haiti melawan kelompok bersenjata. REUTERS/Fildor Pq Egeder