Danantara BUMN Progres Update

Video: Pegadaian Ekspansi Bisnis Emas, Ditargetkan Cuan Rp 12 Triliun

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
24 August 2026 10:27

Jakarta, CNBC Indonesia- Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria mengungkapkan catatan keberhasilan reformasi BPI Danantara terhadap perusahaan BUMN RI.

Hal ini tercermin dari kinerja positif hingga Semester I-2026 seperti PT Pupuk Indonesia, PT Pegadaian hingga PT Timah dan PT Semen Indonesia. Khusus Semen Indonesia, dilakukan transformasi terkait sistem mega distribusi terpusat yang menyebabkan perusahaan kesulitan mengakses pasar secara langsung sehingga transformasi dilakukan melalui perombakan manajemen untuk memperbaiki persoalan bisnis model, pemasaran hingga operasional.

Dari sisi PT Pegadaian, Transformasi Danantara dilakukan melalui digitalisasi dan perluasan segmen pasar baru di produk emas serta perombakan susunan manajemen. Ditargetkan PT Pegadaian bisa mendapatkan laba bersih Rp 12 Triliun di akhir tahun 2026.

Di Pupuk Indonesia, Transformasi dilakukan terkait perubahan bisnis model sehingga bisa menekan biaya harga pupuk dengan produksi bisa meningkat hingga bisa diekspor.

Dony juga menyampaikan transformasi di sektor energi terkait PT Pertamina (Persero) dengan melakukan merger PT Pertamina International Shipping (PIS), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) menjadi Subholding Downstream (Hilir) sejak Februari 2026.

Selain itu juga dilakukan restrukturisasi PT Krakatau Steel yang melakukan perbaikan produksi dan keuangan sehingga kembali bisa kembali beroperasi dan mencatatkan keuntungan.

Seperti apa perkembangan reformasi perusahaan BUMN di Bawah BPI Danantara? Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Chief Operating Officer BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 24/08/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...