Polisi Spanyol mengevakuasi ratusan migran dari kamp darurat di pantai Ceuta ke tempat penampungan setelah tinggal di ruang terbuka selama tiga pekan.
Polisi Spanyol mengevakuasi ratusan migran secara damai dari sebuah kamp darurat di tepi pantai Ceuta pada Kamis waktu setempat. Para migran sebelumnya tinggal di lokasi tersebut setelah melintasi perbatasan Maroko-Spanyol secara ilegal dan massal pada 30 Juli. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
Dalam proses evakuasi, polisi mengawal para migran yang membawa barang-barang mereka menuju area parkir di dekat tempat penampungan sementara Loma Colmenar. Sebagian lainnya dipindahkan ke fasilitas Loma Margarita. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
Tempat-tempat penampungan tersebut disediakan oleh Kementerian Inklusi, Jaminan Sosial, dan Migrasi Spanyol. Kedua fasilitas itu memiliki kapasitas untuk menampung hingga 1.800 migran. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
Pemindahan dilakukan secara sukarela dan bertujuan memberikan kondisi kehidupan yang lebih layak bagi para migran. Mereka sebelumnya tidur di pantai dan jalanan Ceuta selama lebih dari tiga minggu. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
Evakuasi tersebut dilakukan setelah ratusan migran bertahan di kawasan terbuka menyusul gelombang penyeberangan perbatasan pada akhir Juli. (REUTERS/Violeta Santos Moura)