Video

Video: Peta Bisnis Nindya Karya Kebut Proyek Bendungan, Jalan-Jembatan

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
19 August 2026 17:45

Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Sosial resmi membentuk Tim Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat (TP2SR) guna mendorong percepatan pembangunan 61 titik Sekolah Rakyat permanen rintisan yang belum terakomodasi dalam kuota pembangunan Kementerian Pekerjaan Umum.

PT Nindya Karya (Persero) sebagai BUMN konstruksi memastikan kontribusinya dalam percepatan pembangunan sekolah rakyat guna mendukung proyek strategi nasional (PSN) pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas.

Pelaksanaan proyek sekolah rakyat disebut Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah dilaksanakan dengan cepat agar dapat segera dipergunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Nindya Karya juga memastikan proses monitoring dan evaluasi dengan menerapkan Enterprise Resources Planning (ERP) serta mengintegrasikan proses pengadaan material, tenaga kerja dan penggunaan peralatan.

Saat ini Nindya Karya mendapatkan tugas pembangunan sekolah rakyat di 20 lokasi yang saat ini sudah diselesaikan 100% dan sekolah rakyat yang dibangun sudah mulai dilaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penerima manfaat rata-rata 300 siswa per sekolah rakyat.

Selain itu Nindya Karya juga tengah menyelesaikan proyek infrastruktur air dan lingkungan diantaranya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jatiluhur dan Dam-Serpong Water Conveyance System (KSCS) Package 3. Dimana tantangan proyek ini terkait tanah serta menyelesaikan persoalan sosial dengan masyarakat.

Seperti apa peran dan strategi Nindya Karya mempercepat proyek infrastruktur mendukung pembangunan program sekolah hingga proyek air dan jalan raya serta pengadaan Hunian Sementara Korban Banjir Sumatra?

Selengkapnya simak dialog Bunga Cinka dengan Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah dalam Focus on Infra, CNBC Indonesia (Rabu, 19/08/2026)


Bagikan:

Loading...
Loading...
Loading...