Peringatan Tsunami NTT Berakhir, Cek Peringatan Terbaru BMKG

teti purwanti, CNBC Indonesia
Sabtu, 15/08/2026 08:38 WIB
Foto: Rumah warga Kampung Nggilat, Kecamatan Macang Pacar, Manggarai Barat, rusak akibat gempa Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026). (Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengakhiri Peringatan Dini Tsunami di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pukul 07.30 WIB. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengatakan BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta ketinggian tsunami berdasarkan observasi tinggi muka laut.

Nelly juga memastikan akan menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat.

"Pada pukul 07.30 WIB Peringatan Dini Tsunami selesai, namun kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ungkap Nelly dalam Konferensi Pers Daring, Sabtu (15/8/2026).


Selain itu, Nelly juga mengimbau agar masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa bumi, serta mewaspadai potensi gempa bumi susulan.

Untuk diketahui, gempa bermagnitudo 7,7 ini memberikan dampak guncangan dengan intensitas berbeda:

  • VII MMI: Dirasakan di Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada, dan Kota Mbay. Guncangan ini membuat hampir semua penduduk keluar rumah dan memicu kerusakan ringan pada bangunan.

  • VI MMI: Dirasakan di Wolowae (Kabupaten Nagekeo) dan Kota Bajawa, membuat warga terkejut dan lari keluar rumah.

  • V MMI: Dirasakan di Kota Borong dan Ruteng, dengan guncangan yang cukup kuat hingga membuat masyarakat terbangun dari tidur.

Sebagai informasi, gempa terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB dengan magnitudo 7,7. Episenter gempa berada pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur, atau sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada kedalaman 10 kilometer. Tsunami setinggi 0,3 meter sempat terdeteksi di Labuan Bajo serta dilaporkan muncul di wilayah Sikka.


(fab/fab)
Saksikan video di bawah ini:

Update Gempa M 7,4 Kolombia, 224 Orang Tewas