MARKET DATA

Prabowo Beberkan Jurus Putus Rantai Kemiskinan RI: 182 Sekolah Rakyat

Arrijal Rachman ,  CNBC Indonesia
14 August 2026 11:39
Pidato Presiden Prabowo Subianto saat Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8/2026). (Tangkapan layar youtube Setpres RI)
Foto: (Tangkapan layar youtube Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah telah membuka 93 Sekolah Rakyat (SR) permanen hingga saat ini. Sekolah Rakyat adalah sekolah berasrama bagi anak dari keluarga paling tidak berdaya, dengan ruang kelas, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, dan lingkungan yang aman.

SR ini, menurut Prabowo, adalah strateginya untuk memutus lingkaran kemiskinan di masyarakat Indonesia. Dia tidak ingin jika orang tua miskin, maka kemiskinan tersebut diwariskan kepada anak dan cucunya. Oleh karena itu, Prabowo memutuskan membangun SR di Indonesia.

"Kita ingin memutuskan lingkaran kemiskinan. Kalau orang tua mengalami kondisi kemiskinan, anak-anak mereka tidak boleh. Sesuai Pasal 34 Undang Undang Dasar Negara kita, negara harus intervensi," ujar Prabowo dalam pidato di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR & DPD, Jumat (14/8/2026).

Selain SR, Prabowo mengatakan pemerintah juga membuka 89 SR rintisan. Dengan demikian, RI telah memiliki 182 SR. Prabowo pun mengundang salah satu siswanya Muhammad Risky Pratama yang baru berusia 12 tahun untuk berdiri.

Dia menceritakan Risky adalah salah satu dari murid di SR Menengah Pertama 2 di Medan. Kisah Risky, kata Prabowo, cukup mengharukan. Dia pernah mengayuh sepeda hingga puluhan kilometer sambil membawa 30 kilogram ikan untuk dijual.

"Ia sempat putus sekolah dan belum lancar membaca serta menghitung. Hari ini, Risky kembali ke sekolah. Ia mendapatkan kembali haknya untuk belajar dan menata cita-cita," ujarnya.

Ini adalah investasi yang luar biasa, yakni mengembalikan masa depan seorang anak. Prabowo juga memperkenalkan Citra Nur Ramadhani dari Kabupaten Pangkajene, Sulawesi Selatan. Kisahnya juga luar biasa.

Ketika kelas 4 SD, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang. Ayahnya wafat dan ibunya merupakan penyandang disabilitas.

"SR memberi Citra kesempatan untuk belajar tanpa meninggalkan keluarganya menghadapi perjuangan sendirian. Citra pun kemarin berhasil juara karate tingkat kabupaten," paparnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Menteri PU Apresiasi Hutama Karya Bangun Sekolah Rakyat DKI Jakarta


Most Popular
Features