Prabowo Sebut RI Impor BBM Rp530-an Triliun Tiap Tahun

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 13/08/2026 16:25 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat acara pluncuran Motor Listriokm Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). ((YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia melakukan impor Bahan Bakar Minyak (BBM) US$ 30 miliar atau Rp534-an Triliun (kurs Rp17.800 per US$). Hal ini disampaikan Prabowo pada saat Peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026).

Dalam peluncuran Molinas itu, Prabowo menyatakan, dengan hadirnya kendaraan listrik baik motor, mobil, bus, traktor hingga alat-alat berat listrik, maka Indonesia akan lebih sejahtera.

Sebab selama ini, Indonesia masih mengandalkan bahan bakar fosil seperti BBM yang masih mengandalkan impor. "Kita mengirim uang US Dollar untuk BBM kita melebihi kadang-kadang 30 miliar US Dollar. Antara 28 sampai 30 miliar dolar-benar Menteri ESDM? Tiap tahun, 30 miliar dolar," jelas Prabowo.


Selain hadirnya kendaraan listrik, pemerintah juga bertekad menekan impor BBM dengan biodiesel 50% atau mandatori B50.

"Dengan Solar sekarang B50 kita sudah mengurangi, bahkan harusnya kita tidak impor lagi diesel dari luar. Tapi masih tergantung beberapa energi dari luar. Kita akan segera ganti LPG menjadi CNG, dan kita juga akan membangun listrik dari tenaga surya sebesar 100 Gigawatt," tandas Prabowo.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Reformasi Subsidi BBM - Listrik, RI Wajib Atasi Masalah Data