FOTO

Fenomena Aneh Muncul di Depok, Kampung 'Air' Tiba-Tiba Muncul

CNBC Indonesia/Muhammad Sabki, CNBC Indonesia
Kamis, 13/08/2026 12:55 WIB

Banjir bertahun-tahun di Kampung Bulak, Cipayung, Depok, tiba-tiba surut. Ada apa?

1/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Petugas Satgas SDA PUPR kota Depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini tiba-tiba mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

2/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Banjir yang selama bertahun-tahun menggenangi Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, kini mulai surut. Pemerintah Kota Depok masih melakukan normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur untuk memastikan akses warga kembali berfungsi. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

3/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pantauan CNBC Indonesia di RT 4, RW 8, Bulak Barat, Cipayung, terlihat petugas Satgas Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kota Depok tengah memasang bronjong berisi batu kali di area bekas genangan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

4/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Petugas mengangkut batu kali dan memasukkannya ke dalam kawat baja galvanis yang berukuran 2 meter. Bronjong tersebut berfungsi menahan lumpur agar tidak kembali menutup badan jalan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

5/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Rumah warga yang sebelumnya berada di area tersebut kini sudah tidak terlihat dan dikosongkan. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

6/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Dua unit ekskavator dikerahkan untuk mengeruk sungai. Gundukan tanah di sekitar lokasi merupakan material hasil pengerukan. Kondisi ini membuat jembatan yang menghubungkan kawasan tersebut masih belum dapat dilintasi karena tertutup lumpur. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

7/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Warga sekitar menyambut baik penanganan tersebut. Mereka berharap akses yang selama berbulan-bulan tertutup banjir dapat segera kembali dilalui. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

8/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

"Sudah kurang lebih 4 tahun jalan ketutup banjir warga jadi memilih mutar jauh lewat pasir putih." Katanya kepada CNBC Indonesia.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

9/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Sebelumnya, Wali Kota Depok Supian Suri meminta maaf kepada warga Kampung Bulak Barat yang terdampak banjir bertahun-tahun. Dalam pernyataannya yang dikutip Detikcom, Supian mengatakan pemerintah terlebih dahulu menangani persoalan sampah yang menjadi salah satu masalah di kawasan tersebut. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

10/10 Petugas Satgas SDA PUPR kota depok memasang bronjong batu kali di lokasi bekas banjir yang kini sudah mengering di Jalan penghubung Kampung Bulak, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Kamis, (13/8/2026). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

"Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kampung Benda yang beberapa kali sering ngerasain kebanjiran," ujar Supian melalui akun Instagram resminya, @bangsupians, Senin (11/5) dikutip Detikcom. Supian menyebut Pemkot Depok akan mengeruk sungai dan merevitalisasi jembatan sebagai langkah jangka pendek untuk mengatasi banjir. Sementara itu, pemerintah menargetkan pengelolaan sampah menjadi energi listrik mulai awal 2028. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)