5 Photos
Eropa Nekat Sita Kapal Rusia, Putin Ancam Balasan Setimpal
Putin mengancam balasan setimpal jika Eropa menyita kapal dagang Rusia. Ia menyebut aksi itu sebagai "pembajakan dan perampokan".
Presiden Rusia Vladimir Putin disambut di atas kapal penjelajah rudal Varyag saat meninjau latihan militer Armada Pasifik di wilayah Sakhalin, Rusia Timur Jauh, Rabu (12/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Putin memperingatkan negara-negara Eropa akan menghadapi balasan setimpal jika menyita kapal-kapal dagang Rusia, demikian dilaporkan kantor berita negara Rusia, TASS. (Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS)
Peringatan itu muncul di tengah upaya Uni Eropa yang semakin gencar menekan apa yang disebut sebagai "armada bayangan" Rusia. UE memperluas sanksi terhadap ratusan kapal yang diduga digunakan untuk menghindari pembatasan terhadap Rusia. (Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS)
Sejumlah negara Eropa juga mulai menahan kapal beserta awaknya untuk menjalani pemeriksaan. Beberapa pemerintah bahkan tengah mempertimbangkan langkah penegakan hukum maritim yang lebih tegas terhadap kapal-kapal yang dicurigai melanggar ketentuan sanksi. (Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS)
TASS mengutip Putin yang menyebut tindakan penyitaan kapal Rusia sebagai "tindakan pembajakan dan perampokan". Ia menegaskan Rusia akan memberikan respons jika langkah tersebut benar-benar dilakukan. "Tentu saja, ini tidak lain adalah tindakan pembajakan dan perampokan. Dan jika hal ini benar-benar dilakukan, kami terpaksa akan memberikan balasan yang setimpal," kata Putin, menurut TASS. (Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS)
Putin juga memperingatkan bahwa respons Rusia tidak akan terbatas pada wilayah perairan tempat kapal-kapal Rusia disita. Menurut TASS, Putin mengatakan tindakan balasan tersebut akan dilakukan "di mana pun kami anggap perlu dan tepat." Pernyataan itu menambah ketegangan antara Rusia dan negara-negara Eropa di tengah meningkatnya tekanan terhadap jaringan kapal yang dituding membantu Rusia menghindari sanksi. (Sputnik/Gavriil Grigorov/Pool via REUTERS)