Mindialogue 2026

Beda dengan Nikel Cs, Sumber Emas Tersebar Merata dari Aceh-Papua

Elga Nurmutia, CNBC Indonesia
Rabu, 12/08/2026 15:20 WIB
Foto: Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin saat menyampaikan sambutan dalam Mindialogue dengan tema “Komoditas untuk Negeri: Strategi Penguatan Cadangan Mineral untuk Stabilitas dan Kedaulatan Ekonomi RI” di Jakarta, Rabu (12/8/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Holding Industri Pertambangan, MIND ID, menyoroti sumber emas yang tersebar di seluruh tanah air, dan berbeda dengan mineral lainnya. Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin mengatakan emas menjadi berpotensi menjadi sumber aset strategis yang mendukung cadangan devisa.

Apalagi berbeda dengan mineral lain, seperti timah dan nikel yang hanya ada di area tertentu, emas tersebar lebih merata di dalam negeri.

"Timah hanya ada di Bangka Belitung dan Kepulauan Riau. Kemudian nikel di Sulawesi sampai Maluku, tetapi kalau emas kalau kita lihat posisi silang Indonesia mulai dari Aceh sampai Papua, semua tanah kita ada emasnya," kata Maroef dalam acara Mindialogue 2026: Mineral untuk Stabilitas Ekonomi RI, (Rabu 12/8/2026).


Menurutnya hal ini membuat sumber daya emas lebih sulit dikontrol. Misalnya saja, di utara Kalimantan dan Pulau Jawa, bisa dengan mudah mendapatkan emas. Untuk itu penting untuk mulai membahas bagaimana menjaga kekayaan sumber daya alam mineral dan pemanfaatannya untuk tanah air. 

"Jadi semoga bisa dirumuskan untuk kita dan anak cucu, upaya perbaikan komprehensif lintas institusi, tata kelola cadangan mineral harus di hulu hingga hilir," ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, dia juga menyoroti banyaknya kekayaan sumber daya alam mineral dalam negeri, yang selama ini belum dapat dimanfaatkan secara langsung oleh badan usaha milik negara (BUMN).

Menurut dia, kekayaan sumber daya mineral RI selama ini justru lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak lain. Bahkan, sejumlah pihak tersebut memiliki kemampuan teknologi yang memungkinkan mereka mengolah dan memanfaatkan sumber daya mineral Indonesia secara lebih optimal.

"Lebih banyak dimanfaatkan oleh pihak lain juga BUMN dan bisa gampang ditrace juga tapi itu BUMN yang memiliki teknologi hebat Badan Usaha Mirip Negara Lain. bukan kita BUMN ini," kata Maroef.


(rah/rah)
Saksikan video di bawah ini:

Geopolitik Bikin Cemas, Kilau Emas Jadi Simbol Kedaulatan Negara