Penjualan LCGC Nyungsep, Mobil Jenis Ini Lagi Naik Daun
Tangerang, CNBC Indonesia - Peta persaingan pasar mobil Indonesia mulai menunjukkan perubahan. Di saat segmen mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) mengalami tekanan, kendaraan sport utility vehicle (SUV) justru mengalami kenaikan penjualan.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan wholesales mobil nasional pada semester I-2026 mencapai 436.564 unit. Angka tersebut meningkat sekitar 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Di tengah pertumbuhan pasar tersebut, SUV menjadi salah satu segmen yang terus mendapat perhatian konsumen.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan LCGC. Sepanjang Januari-Juni 2026, distribusi LCGC tercatat 55.506 unit, turun 18,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 68.038 unit. Perubahan selera konsumen itu terlihat dari semakin banyaknya pilihan SUV yang hadir di pasar. Bukan hanya SUV konvensional, model dengan desain bodi mengotak atau SUV boxy juga mulai mendapatkan perhatian lebih besar.
"Kita melihat bahwa tren SUV boxy ini meningkat. Sebagai contoh, di 2024 itu hanya 1,6 persen. Ya, tapi 2025 itu meningkat menjadi 6 persen," kata Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia Irwan Nugraha Kurnia di ICE BSD Tangerang, Senin (10/8/2026). .
Desain boxy memang menjadi salah satu pembeda yang semakin mudah ditemui di pasar SUV. Siluet bodi yang tegak hingga ground clearance tinggi membuat mobil jenis ini menawarkan tampilan yang berbeda dibandingkan mobil keluarga konvensional.
"Konsumen itu butuh kendaraan yang tangguh, yang merepresentasikan ketangguhan. Namun, tentunya dia gunakan di perjalanan baik itu tidak hanya dalam kota tapi juga bisa untuk luar kota," ujar Irwan.
Perubahan tersebut turut terlihat dari semakin beragamnya produk SUV di pasar domestik. Jika sebelumnya SUV dengan desain mengotak lebih banyak diasosiasikan dengan kendaraan premium, kini produsen mulai menawarkan pilihan pada rentang harga dan teknologi yang lebih beragam.
"Mereka pun biasanya melihat itu dalam sebuah SUV boxy yang mewah dan harganya juga mahal. Namun, tentunya sekarang lebih banyak SUV boxy yang lebih terjangkau dan sesuai kebutuhan," katanya.
Konsumen Indonesia juga mulai menemukan sejumlah SUV bergaya serupa dari merek China lainnya. Ada Chery J6 yang membawa desain kotak dengan pendekatan elektrifikasi, BAIC BJ40 yang mengedepankan karakter SUV petualang, serta GWM Tank 300 yang tampil dengan proporsi besar dan desain retro-rugged. Kehadiran model-model tersebut membuat pilihan SUV berwajah kotak di Indonesia semakin beragam, sekaligus menunjukkan semakin kuatnya penetrasi merek China di segmen kendaraan jenis ini.
Sementara itu, pemain Jepang masih memiliki nama yang cukup kuat di ceruk tersebut. Suzuki Jimny, misalnya, sudah lama dikenal sebagai SUV kecil dengan desain mengotak dan karakter off-road yang kuat.
(hoi/hoi) [Gambas:Video CNBC]