Survei BI: Sarjana RI Mulai Pede Banyak Lapangan Kerja 6 Bulan Lagi

Arrijal Rachman, CNBC Indonesia
Senin, 10/08/2026 12:25 WIB
Foto: Infografis/Jumlah Pengangguran/Edward Ricardo

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan merosot pada Juli 2026, berdasarkan hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) terbaru.

Angka indeksnya turun dari 126,4 dari data hasil survei konsumen Juni 2026 menjadi 125,7 atau turun sekitar 0,7%.


Penurunan dipicu oleh mayoritas komponen pembentuk indeks yang mengalami penurunan, yaitu Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja yang melorot dari 124,4 menjadi 123,1 dan Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha turun dari 121,2 menjadi 120,4. Hanya Indeks Ekspektasi Penghasilan yang tetap 133,6.

"IEK Juli 2026 sebesar 125,7, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan indeks pada bulan sebelumnya sebesar 126,4," dikutip dari Survei BI, Senin (10/8/2026).

Bila dilihat berdasarkan tingkat pendidikan responden indeks ekspektasi konsumen ini mengalami penurunan hanya untuk tingkatan SMA, yaitu dari 121,9 menjadi 120. Sedangkan akademi/diploma naik dari 128,9 menjadi 131,1.

Begitu juga untuk tingkatan pendidikan sarjana yang angka indeksnya naik dari 132,5 menjadi 134,1 dan pascasarjana naik tinggi dari 128,5 menjadi 144,1.

Keyakinan itu searah dengan indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja berdasarkan tingkat pendidikan. Untuk SMA memang menjadi satu-satunya yang turun dari 121,1 menjadi 118,6. Sedangkan untuk tingkatan akademi atau diploma justru naik dari 126,1 menjadi 127,6.

Demikian juga untuk tingkatan pendidikan sarjana yang justru indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja nya naik dari 130,1 menjadi 131. Kondisi yang sama juga untuk lulusan pascasarjana yang naik dari 120,9 menjadi 138,3.

"Peningkatan indeks terjadi pada seluruh tingkat pendidikan, kecuali pada tingkat pendidikan SMA yang mengalami penurunan indeks menjadi 118,6," sebagaimana tertera dalam hasil Survei Konsumen BI Juli 2026.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Serapan Tenaga Kerja di Semester I 2026 Tembus 1,45 Juta Orang