FOTO Internasional

Foto Topan Dolphin Mengamuk, Jepang Diterjang Angin 198 Km per Jam

Reuters, CNBC Indonesia
Sabtu, 08/08/2026 20:10 WIB

Topan Dolphin menerjang selatan Jepang dengan angin hingga 198 km/jam, memicu evakuasi 260.000 warga, pembatalan 500 penerbangan, dan penutupan pabrik.

1/6 Orang-orang berjalan membawa payung di Naha, Prefektur Okinawa, Jepang, pada 7 Agustus 2026. (Kyodo/via REUTERS)

Topan Dolphin membawa angin kencang, hujan deras, dan gelombang tinggi ke wilayah selatan Jepang pada Jumat (7/8/2026). (Kyodo/via REUTERS)

2/6 Orang-orang berjalan membawa payung di Naha, Prefektur Okinawa, Jepang, pada 7 Agustus 2026. (Kyodo/via REUTERS)

Kondisi tersebut memicu penutupan sejumlah toko dan pembatalan lebih dari 500 penerbangan. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV / JAPAN)

3/6 Orang-orang berjalan membawa payung di Naha, Prefektur Okinawa, Jepang, pada 7 Agustus 2026. (Kyodo/via REUTERS)

Papan informasi penerbangan menunjukkan seluruh penerbangan menuju berbagai tujuan dibatalkan akibat dampak topan tersebut. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV / JAPAN)

4/6 Orang-orang berjalan membawa payung di Naha, Prefektur Okinawa, Jepang, pada 7 Agustus 2026. (Kyodo/via REUTERS)

Video yang direkam saksi mata di Naha pada Jumat memperlihatkan angin kencang menerjang kota tersebut saat Topan Dolphin mendekati wilayah barat daya Jepang. Menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA), Topan Dolphin merupakan topan Kategori 1 dengan kecepatan angin maksimum berkelanjutan mencapai 144 km/jam dan embusan hingga 198 km/jam. Topan tersebut bergerak mendekati gugusan pulau di antara wilayah Kyushu dan Prefektur Okinawa. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV / JAPAN)

5/6 Orang-orang berjalan membawa payung di Naha, Prefektur Okinawa, Jepang, pada 7 Agustus 2026. (Kyodo/via REUTERS)

Pihak berwenang telah mengeluarkan perintah evakuasi bagi hampir 260.000 penduduk di Prefektur Kagoshima dan Okinawa. Sementara itu, Toyota menghentikan operasional di sembilan pabriknya pada Jumat sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca ekstrem. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV / JAPAN)

6/6 Orang-orang berjalan membawa payung di Naha, Prefektur Okinawa, Jepang, pada 7 Agustus 2026. (Kyodo/via REUTERS)

Terjangan topan tersebut juga menyebabkan salah satu rumah mengalami kerusakan. Badan Meteorologi Jepang (JMA) memperkirakan Topan Dolphin akan tetap mempertahankan kekuatannya saat mendekati Okinawa, sehingga berpotensi membawa angin kencang yang dapat merusak hingga merobohkan bangunan. JMA turut memperingatkan kemungkinan terbentuknya pita hujan linear, yakni jalur sempit yang membawa hujan deras dan badai petir yang berisiko memicu banjir. (Tangkapan Layar Video Reuters/NIPPON TV / JAPAN)