Mobil Listrik Ini Dijual Rp 119 Juta, Mau Kredit? DP Cuma Segini

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Jumat, 07/08/2026 17:20 WIB
Foto: (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Tangerang, CNBC Indonesia - Mobil listrik mungil DFSK Seres E1 menjadi salah satu model yang menjadi daya tarik di GIIAS 2026. Sebab harganya didiskon gede dari Rp219 juta menjadi Rp119 juta khusus di GIIAS 2026.

Selain itu, pihak perusahaan pun menawarkan program pembiayaan menarik selama event. Selain potongan harganya cukup besar, calon konsumen juga disodorkan berbagai pilihan uang muka dan tenor kredit melalui perusahaan pembiayaan Bussan Auto Finance (BAF).

"DP sekitar 10 sampai 15%. Misalkan DP Rp5 juta juga bisa. Angsurannya pasti lebih murah," ujar tenaga penjual DFSK kepada calon konsumen.


Berdasarkan lembar simulasi pembiayaan BAF yang diterima CNBC Indonesia di lokasi pameran, Seres E1 L-Type dengan harga OTR normal Rp219 juta memiliki total uang muka sebesar Rp54,75 juta untuk skema kredit reguler. Dengan uang muka tersebut, cicilan yang ditawarkan mencapai Rp15,589 juta untuk tenor 12 bulan, Rp8,164 juta untuk 24 bulan, Rp5,762 juta untuk 36 bulan, Rp4,708 juta untuk 48 bulan, dan Rp4,040 juta per bulan untuk tenor 60 bulan.

"Kalau DP Rp10 juta, yang lima tahun sekitar Rp2,7 juta per bulan. Yang empat tahun sekitar Rp3,2 juta. Kalau DP Rp15 juta, empat tahunnya sekitar Rp3,1 juta, lima tahunnya sekitar Rp2,7 juta," katanya.

Tenaga penjual menjelaskan simulasi yang disampaikan kepada pengunjung merupakan ilustrasi promo selama pameran. Menurut dia, besaran uang muka dapat disesuaikan dengan program yang sedang berjalan sehingga cicilan menjadi lebih fleksibel bagi calon pembeli.

"Kalau pilih warna putih tambahan sekitar Rp5 juta. Dapat two-tone color, antikarat, sama nano ceramic," ujarnya.

Lembar simulasi BAF juga menunjukkan pembiayaan tersedia untuk model DFSK lainnya, seperti DFSK E5 Plus, Gelora E Minibus, Gelora E Blind Van, Gelora E Blind Van B-Type, hingga Super Cab. Masing-masing memiliki pilihan tenor mulai 12 hingga 60 bulan dengan besaran uang muka dan cicilan yang berbeda sesuai harga kendaraan.

"Beda cicilannya tipis, sekitar Rp400 ribuan saja karena uang mukanya juga beda sekitar Rp5 juta," tutupnya.


(fys/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: ACC-TAF Targetkan Pembiayaan Kendaraan Rp1,8 T di GIIAS 2026