Pantau Peta Ekonomi RI, BPS Siap Data Seluruh Rumah Tangga & Usaha
Jakarta, CNBC Indonesia - Sensus Ekonomi 2026 dirancang untuk menghasilkan peta perekonomian Indonesia yang terbaru dan utuh. Karenanya, petugas sensus mendata seluruh rumah tangga dan usaha yang menjadi cakupan Sensus Ekonomi 2026 di berbagai wilayah Indonesia. Setiap rumah tangga dan usaha didata dengan metode dan prosedur yang sama untuk memastikan aktivitas ekonomi dapat tercatat.
Oleh karena itu, Sensus Ekonomi akan menyisir seluruh wilayah untuk memastikan tidak ada aktivitas ekonomi yang terlewat. Adapun petugas sensus mendatangi setiap rumah tangga dan tempat usaha di seluruh Indonesia, mulai dari kawasan pertokoan, kawasan industri, pasar, sentra bisnis, perkantoran, apartemen, kompleks perumahan, hingga permukiman penduduk.
"Pendataan dilakukan untuk menangkap denyut perekonomian Indonesia secara utuh, baik dari aktivitas ekonomi yang memiliki tempat usaha fisik, tempat usaha non fisik, maupun kondisi ekonomi rumah tangga," ungkap Badan Pusat Statistik (BPS) dalam keterangan resmi, Selasa (4/8/2026).
Selain itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi menunjukkan bahwa seluruh responden didata dengan metode dan prosedur yang sama. Sensus Ekonomi akan dilakukan di berbagai daerah, sejumlah gubernur, bupati, dan wali kota telah menerima petugas sensus dan memberikan jawaban sebagaimana responden lainnya. Demikian pula berbagai pelaku usaha, mulai dari perusahaan besar, usaha menengah, UMKM, hingga usaha keluarga yang dijalankan dari rumah, turut berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi.
Hal ini menunjukkan bahwa Sensus Ekonomi menjangkau seluruh rumah tangga dan usaha untuk menghasilkan peta ekonomi yang terkini, tanpa adanya perbedaan. Apalagi, dalam sepuluh tahun terakhir, perubahan cara masyarakat berusaha membuat banyak aktivitas ekonomi tidak lagi hanya berlangsung di toko, kantor, pabrik, atau pasar.
Usaha berbasis digital yang dijalankan di rumah tangga hingga berbagai aktivitas ekonomi baru yang berkembang setelah pandemi, serta penggunaan kantor virtual juga menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia yang harus terekam dalam peta ekonomi terkini dan terlengkap.
"Sensus Ekonomi 2026 menjadi sensus ekonomi yang paling lengkap dibandingkan sensus ekonomi sebelumnya, karena mendata tidak hanya usaha tetapi juga rumah tangga," pungkas BPS.
(dpu/dpu)