MARKET DATA

Rosan Lapor Prabowo: Danantara Ditawarkan Jadi Pemilik Bandara Madinah

Emir Yanwardhana,  CNBC Indonesia
06 August 2026 15:41
Rosan Roeslani dalam Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia, Jakarta, 11 Maret 2026. (Tangkapan layar youtube)
Foto: Rosan Roeslani dalam Tasyakuran HUT ke-1 Danantara Indonesia, Jakarta, 11 Maret 2026. (Tangkapan layar youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, memberikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kunjungan kerjanya ke Arab Saudi. Salah satunya adalah rencana kerja sama bandara di Madinah, Arab Saudi.

Rosan menjabarkan beberapa hal yang dilaporkan. Pertama terkait perkembangan terkait pembangunan kawasan perkampungan haji Indonesia di Mekkah seluas 4,4 hektare.

"Karena kita juga sudah memproses untuk pemilihan eh apa arsiteknya, ilustrasinya seperti apa, Bapak (Presiden) minta di-update," kata Rosan, ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (6/8/2026).

Selain itu Rosan juga bercerita hasil pertemuan dengan Menteri Investasi Arab Saudi, Fahad bin Abduljalil Al - Saif. Menurutnya, ada rencana kerja sama di bidang pengelolaan bandara di Madinah.

"Di sana kebetulan menteri investasinya juga baru teman saya. Ketemu sekalian bertemu juga dengan penasihat Raja dan beberapa kerja sama di bidang airport di Madinah. Salah satunya kita ditawarkan untuk Danantara mempunyai porsi kepemilikan di Bandara Madinah," katanya.

Rosan mengaku mendapatkan penawaran langsung dari pihak kerajaan Arab Saudi, untuk melakukan pengelolaan bersama Mada Group atau Mada International Holdings.

"Itu ditawarkan langsung kepada saya. Kita akan lagi sedang jajaki, nanti timnya akan segera bertemu dengan timnya dari Mada Group. yang mempunyai airport di Madinah tersebut. Itu satu," tuturnya.

Selain itu, Mantan Ketua Umum Kadin Indonesia tersebut juga memberikan laporan terkait rencana pemangkasan jumlah BUMN. Dari laporannya sudah ada 274 perusahaan plat merah yang dipangkas.

"Karena sekarang streamlining yang kita sudah lakukan, kurang lebih sudah 274 perusahaan per akhir bulan Juli kemarin. Beliau juga minta di-update seperti itu," kata Rosan.

(emy/wed) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo Targetkan Ekspor Lewat DSI Berlaku Penuh 1 September 2026


Most Popular
Features