SDM Unggul Jadi Investasi Strategis untuk Indonesia Emas
Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Direktur Utama MIND ID, Dany Amrul Ichdan menyampaikan, di tengah persaingan global yang semakin ditentukan oleh teknologi dan artificial intelligence (AI), keunggulan negara tidak lagi semata bergantung pada kekayaan sumber daya alam, melainkan pada kualitas sumber daya manusia yang mampu menguasai ilmu pengetahuan, menciptakan inovasi, dan menghasilkan nilai tambah ekonomi yang berlipat ganda.
Dalam konteks tersebut, kata dia, investasi pada sumber daya manusia menjadi strategi utama untuk memastikan Indonesia mampu bersaing dan keluar dari jebakan middle income trap menuju cita-cita Indonesia Emas.
Dany menegaskan, Indonesia memiliki peluang besar melalui bonus demografi yang diproyeksikan berlangsung hingga 2045. Namun, potensi tersebut hanya akan menjadi keunggulan jika diiringi dengan lahirnya generasi yang adaptif, berkarakter, dan mampu menghadirkan terobosan di tengah perubahan yang semakin cepat.
"Tanpa program berkelanjutan dalam penguatan kualitas SDM, bonus demografi justru berpotensi menjadi beban, bukan keunggulan kompetitif," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).
Menurut Dany, perguruan tinggi merupakan titik awal untuk membangun kapasitas kepemimpinan generasi muda. Ia menekankan tiga nilai utama yang perlu dimiliki generasi muda, yaitu kemampuan menghadirkan perspektif baru (distinctive), kesiapan untuk terus belajar dan beradaptasi (adaptive), serta kesadaran akan pentingnya kolaborasi (inclusive).
"Nilai-nilai ini menjadi fondasi agar tetap relevan di tengah perubahan yang berlangsung cepat," ujarnya.
Dany menyampaikan tiga prinsip kepercayaan "Power of Belief" yang dapat digunakan oleh para generasi muda untuk meniti perjalanan pengembangan dirinya.
Power of Belief yakni keyakinan untuk terus melangkah bahkan ketika hasil belum terlihat. Lalu Power of Commitment, yaitu konsistensi menjaga nilai dan integritas. Terakhir Power of Legacy, yakni keyakinan bahwa keberhasilan tidak diukur dari jabatan yang diraih, melainkan dari gagasan, karya, dan dampak positif yang memberi manfaat bagi generasi berikutnya.
"Ketiga prinsip tersebut, menjadi fondasi bagi lahirnya kepemimpinan yang mampu bertahan menghadapi perubahan sekaligus menciptakan perubahan bagi Indonesia," jelasnya.
Lebih lanjut, Dany menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk mengimplementasikan pengetahuan agar tidak berhenti di ruang kelas atau laboratorium, tetapi berkembang menjadi inovasi, teknologi, dan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi industri dan masyarakat.
"Ketika ilmu pengetahuan, teknologi, dan kolaborasi bertemu dalam satu ekosistem, di situlah lahir inovasi yang mampu mengubah sumber daya menjadi nilai tambah dan mendorong Indonesia naik kelas," kata Dany lagi.
Sejalan dengan hal tersebut, dia menyampaikan MIND ID menempatkan pengembangan talenta sebagai program investasi strategis jangka panjang yang menjadi fondasi bagi transformasi industri pertambangan nasional.Program pengembangan dijalankan melalui penguatan kompetensi, riset, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, serta inisiasi program kompetisi inovasi seperti BigMIND untuk mendorong lahirnya generasi inovator di sektor industri pertambangan.
Dany menegaskan, bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh kemampuan membangun talenta unggul sekaligus ekosistem yang memungkinkan talenta tersebut menciptakan dampak.
"MIND ID terus konsisten mendorong hilirisasi sebagai upaya penciptaan nilai tambah, tidak hanya pada sumber daya mineral, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusianya agar mampu mendukung terwujudnya cita-cita Indonesia Emas di masa depan," pungkasnya.Â