Gunung berapi Fuego di Guatemala meletus, menyemburkan lava dan bebatuan setelah pihak berwenang menaikkan tingkat siaga menjadi merah.
Gunung berapi Fuego di Guatemala meletus, menyemburkan lava dan bebatuan setelah pihak berwenang menaikkan tingkat siaga menjadi merah, Rabu (5/8/2026) waktu setempat. (REUTERS/Cristina Chiquin)
Ratusan warga yang tinggal di lereng Gunung Fuego di Guatemala mengungsi, setelah gunung berapi itu terus memuntahkan lava dan abu vulkanik ke udara sejak satu hari sebelumnya. (REUTERS/Cristina Chiquin)
Otoritas menetapkan status siaga merah, tingkat peringatan tertinggi, setelah gunung berapi paling aktif di Amerika Tengah itu mulai meletus pada Senin pagi. Aktivitas vulkanik dilaporkan semakin intens menjelang malam. (REUTERS/Cristina Chiquin)
Banyak warga memilih meninggalkan rumah atas inisiatif sendiri karena khawatir terhadap aliran lava yang terus meluncur di lereng gunung. (REUTERS/Cristina Chiquin)
Petugas pemadam kebakaran menyatakan sedikitnya 500 warga dari Desa El Porvenir dan Las Lajitas telah dievakuasi ke wilayah San Juan Alotenango. (REUTERS/Cristina Chiquin)
Institut Vulkanologi Guatemala memperingatkan potensi aliran material vulkanik bersuhu tinggi di lereng Gunung Fuego, terutama yang mengarah ke sisi barat dan selatan. (REUTERS/Cristina Chiquin)