Tekan Biaya Pinjaman, Purbaya Suntik Lagi Dana ke Bank Rp 70 T

Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
Rabu, 05/08/2026 16:05 WIB
Foto: (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali mengumumkan suntikan dana ke perbankan Indonesia senilai Rp 70 triliun dalam tiga hari ini.

Terdiri dari suntikan dana dari rekening pemerintah yang selama ini bersemayam di Bank Indonesia (BI) ke perbankan senilai Rp 30 triliun pada Senin (3/8/2026), dan Rp 40 triliun pada hari ini (5/8/2026).


"Hari ini tambah Rp 40 triliun dan Rp 30 triliun hari Senin," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Purbaya memastikan, suntikan dana yang dikucurkan ke perbankan ini masih sesuai dengan rencana hingga tahun depan yang tetap senilai Rp 200 triliun, sebagaimana yang telah dilakukan pada tahun lalu.

"Kita pastikan sampai tahun depan Rp 200 triliun," ujar Purbaya.

Ia menekankan, suntikan dana ke perbankan ini ditujukan untuk menjaga kecukupan likuiditas di perbankan tetap terjaga. Dengan begitu, biaya pinjaman dapat dijaga di level rendah di tengah tingginya suku bunga acuan bank sentral.

Untuk menjaga tingkat bunga pinjaman ke sektor riil tetap rendah, Purbaya juga mengaku telah meminta badan layanan umum (BLU) yang dikelola Kementerian Keuangan untuk memberikan bunga simpanan yang murah ke perbankan.

"SMV-SMV di bawah Kementerian Keuangan untuk meminta bunga ke perbankan, itu sama dengan yang diminta oleh pemerintah ke perbankan, yaitu 80% dari BI Rate," paparnya.

Ia menegaskan, kebijakan ini akan efektif berjalan esok hari, tergantung seberapa besar posisi deposito BLU atau special mission vehicle (SMV) Kemenkeu di perbankan.

"Jadi itu akan menurunkan cost of capital dari perbankan sehingga mereka lebih leluasa dan bisa memberikan pinjaman dalam bunga dengan bunga yang lebih rendah," tutur Purbaya.

"Itu yang mengurangi kompetisi antarbank untuk bunga yang tinggi, sehingga bunga di pasar bisa turun dan bunga pinjaman bisa turun dengan cepat," tegasnya.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Likuiditas Perbankan Jadi Sorotan, Pemerintah Siapkan Strategi