BPS: Jumlah Pengangguran Turun Jadi 7,22 Juta Orang di Mei 2026

chd, CNBC Indonesia
Rabu, 05/08/2026 11:46 WIB
Foto: Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, M. Edy Mahmud saat menyampaikan rilis BPS di Jakarta, Rabu (5/8/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah angkatan kerja berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) pada Mei 2026 sebanyak 155,41 juta orang, naik 0,497 juta orang dibanding Februari 2026.

Dari data tersebut, sebanyak 7,22 juta orang menganggur pada Mei 2026. Jumlah ini, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), turun sebanyak 24.000 orang dari Februari 2026.


"Tenaga kerja yang tidak terserap atau menganggur sebanyak 7,22 juta atau turun sekitar 24.000 orang dibandingkan Februari 2026," kata M. Edy Mahmud, Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Rabu (5/8/2026).

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Mei 2026 sebesar 4,65%, turun 0,03 persen poin dibanding Februari 2026. Sementara itu, jumlah penduduk pekerja mencapai 148,19 juta orang atau bertambah 522.000 orang dari Februari 2026.

Dari jumlah penduduk bekerja, pekerja penuh mencapai 98,98 juta orang pada Mei 2026, atau naik 391.000 orang dari Februari 2026. Pekerja paruh waktu mencapai 38,41 juta atau naik 71.000 orang dari Februari 2026. Adapun, setengah pengangguran tercatat sebesar 10,78 juta orang atau naik 59 ribu orang.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II-2026 Capai 5,29% (yoy)