MARKET DATA

Purbaya Taruh Rp400 T di Himbara, Siap Tambah Lagi Kalau Kurang!

Ferry Sandy,  CNBC Indonesia
04 August 2026 11:50
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Foto: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE BSD, Tangerang, Selasa (4/8/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kebijakan pemerintah menempatkan saldo anggaran lebih (SAL) di bank Himbara dapat memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Bahkan, dia tidak segan untuk kembali melakukan injeksi SAL di bank Himbara dalam waktu dekat.

Dengan demikian, total penempatan dana SAL pemerintah di bank Himbara telah mencapai sekitar Rp 400 triliun. Total dana tersebut meningkat hingga Rp 400 triliun setelah penambahan bertahap dari Rp170 triliun, ditingkatkan jadi Rp200 triliun. Kemudian, kembali ditambah masing-masing Rp100 triliun.

Purbaya yakin dengan penempatan dana pemerintah tersebut akan memberikan dampak positif bagi perekonomian. Bahkan, dia percaya penjualan kendaraan dapat kembali meningkat setelah sebelumnya melambat pada akhir April 2026.

"Dua minggu lalu saya injeksi yang Rp 400 triliun. Harusnya sekarang sih demand untuk mobil dan motor," papar Purbaya dalam acara GIIAS 2026, di BSD, Selasa (4/8/2026).

Jika kurang, kata Purbaya, dia siap untuk menambah simpanan pemerintah lagi. Bahkan, dia berani menambah segera.

"Kalau masih kurang, besok, hari ini saya tambah sampai jumlahnya cukup di perekonomian," tegasnya.

Menurut Purbaya, ini adalah bentuk kebijakan moneter yang didorong oleh fiskal. Ini bukan kebijakan yang terlarang atau menyalahi aturan dan Purbaya menegaskan dirinya melakukan ini untuk kepentingan Indonesia.

"Jadi bapak-bapak gak usah khawatir jadi selama saya Menteri Keuangan, saya akan jaga terus kondisi likuiditas sistem perekonomian untuk menjaga demand kita," tegasnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Kas Negara Sisa Rp438,26 T di 2025, Purbaya: Memadai


Most Popular
Features