Mercedes-Benz Recall 310 Ribu Mobil, Panik Laporan 'Geliding Sendiri'
Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen otomotif ternama Mercedes-Benz mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap 310.667 unit kendaraannya di Amerika Serikat (AS). Langkah ini diambil akibat adanya risiko kegagalan sistem kendaraan dalam membedakan atau mendeteksi kondisi pintu yang terbuka.
Mengutip laporan Reuters, Kamis (30/07/2026), Lembaga Keselamatan Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) mengonfirmasi bahwa penarikan ini mencakup sejumlah lini model populer. Model yang terdampak meliputi varian CLA, A-Class, C-Class, CLE, GLA/GLB, hingga GLC.
Guna mengatasi masalah teknis ini, NHTSA menyampaikan bahwa seluruh jaringan dealer resmi Mercedes-Benz akan melakukan penggantian komponen kunci pintu pengemudi. Perbaikan dan penggantian komponen tersebut akan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya bagi pemilik kendaraan.
Potensi kegagalan deteksi pintu terbuka tersebut dipicu oleh kerusakan mikro-sakelar (micro-switch) yang mengalami korosi pada rakitan kunci pintu pengemudi. Masalah teknis ini berisiko membuat fitur rem parkir otomatis (auto-park brake) gagal berfungsi secara otomatis saat pengemudi meninggalkan kendaraan.
NHTSA memperingatkan bahwa kegagalan aktivasi rem parkir otomatis akibat gangguan sensor tersebut dapat menyebabkan mobil menggelinding sendiri (vehicle rollaway). "Kondisi tanpa kendali ini sangat berbahaya karena dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya maupun area parkir," tutur otoritas tersebut.
(tps/sef)