CLOSE AD
MARKET DATA

Bappenas Ungkap Potensi Indonesia Jadi Tuan Rumah World Expo, Kapan?

chd,  CNBC Indonesia
29 July 2026 17:15
Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Kementerian PPN/Bapenas, Vivi Yulaswati saat sesi wawancara di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Foto: Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Kementerian PPN/Bapenas, Vivi Yulaswati saat sesi wawancara di Bali International Convention Center, Nusa Dua, Bali, Minggu (1/9/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) buka suara soal potensi Indonesia menjadi tuan rumah World Expo, di mana Indonesia sudah ikut berpartisipasi sejak 1971.

Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati mengatakan Indonesia berpotensi menjadi tuan rumah World Expo. Namun, masih cukup jauh jika Indonesia menawarkan diri sebagai tuan rumah.

Hal ini karena penentuan tuan rumah pameran ini ditentukan berdasarkan kompetisi. Semakin menarik produk yang ditawarkan, termasuk dalam penentuan Paviliun, maka semakin terbuka lebar menjadi tuan rumah.

"Menjadi tuan rumah World Expo itu butuh tempat yang besar, dan juga biayanya yang besar. Butuh effort yang sangat besar, karena kompetisinya cukup ketat, untuk menentukan siapa yang menjadi tuan rumahnya," kata Vivi saat ditemui CNBC Indonesia setelah peluncuran Buku Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka, Rabu (29/7/2026).

Pada 2030, Arab Saudi tepatnya di Riyadh akan menjadi tuan rumah World Expo berikutnya. Vivi menjelaskan, Arab Saudi membutuhkan perjuangan yang sangat besar, sehingga bisa mengalahkan kandidat negara lain dalam penentuan tuan rumah.

"Jadi untuk 2030, itu kompetisinya antara Italia, Korea Selatan, sama Arab Saudi. Kebetulan Saudi itu 2030 itu sama kayak Indonesia Emas 2045. Arab Saudi kayaknya effortnya banyak sekali, jadi akhirnya kemarin mereka menang kompetisi untuk jadi tuan rumah," terang Vivi.

Meski begitu, pihaknya berharap Indonesia dapat menjadi tuan rumah World Expo di masa depan. Ia berharap 20 tahun kedepan Indonesia bisa menjadi tuan rumah World Expo.

"Insyaallah, mudah-mudahan dalam kurun waktu 20 tahun ke depan Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah World Expo," ujarnya.

Sebelumnya pada World Expo 2025 di Osaka Jepang, Paviliun Indonesia berhasil menyelenggarakan lebih dari 104 kegiatan business forum dan one-on-one meeting dengan komitmen investasi senilai lebih dari US$28,3 miliar dolar AS.

Capaian tersebut berasal dari beberapa kesepakatan, seperti 20 Nota Kesepahaman (MoU), 9 Letter of Intent, 2 Joint Venture Agreement, 1 Joint Statement, dan 11 kesepakatan jual beli paket wisata.

Menjelang penutupan, Paviliun Indonesia telah mencatat lebih dari 3,5 juta pengunjung, melampaui target awal sebanyak 2,8 juta pengunjung.

Capaian ini juga didukung oleh dedikasi para liaison officer yang bertugas selama enam bulan penuh sebagai garda terdepan Paviliun Indonesia, dan memberikan pengalaman keramahan Indonesia secara langsung ke pengunjung.

(haa/haa) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bappenas Rilis Buku Soal Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka


Most Popular
Features