FOTO

Potret BTN & Gubernur Malut Bangun Rumah Layak Huni di Halmahera Barat

Dok BTN, CNBC Indonesia
Selasa, 28/07/2026 17:35 WIB

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN mengalokasikan bantuan untuk pembangunan 32 unit rumah layak huni di Malut.

1/7 Penyerahan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu bersama Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda berinteraksi dan berfoto bersama masyarakat usai penyerahan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Selasa (28/7/2026). (Dok BTN)

2/7 Penyerahan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), BTN mengalokasikan bantuan untuk pembangunan 32 unit rumah layak huni sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Malut, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (Dok BTN)

3/7 Penyerahan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon LP Napitupulu, menegaskan komitmen penuh BTN untuk hadir sebagai mitra strategis utama Pemerintah Provinsi Malut dalam mengawal pertumbuhan ekonomi yang melesat, mendigitalisasi layanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Dok BTN)

4/7 Penyerahan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Pernyataan tersebut disampaikan Nixon dalam kunjungan kerja resminya di Malut pada Selasa. Kehadiran pimpinan puncak BTN beserta rombongan disambut langsung oleh jajaran pimpinan Pemprov Maluku Utara, yang dipimpin oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe. (Dok BTN)

5/7 Penyerahan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Nixon menyoroti capaian pertumbuhan ekonomi Malut yang berkembang pesat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia melalui hilirisasi industri dan investasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Malut pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat tumbuh sebesar 19,64% secara year-on-year (yoy), berada jauh di atas rata-rata nasional. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh sektor industri pengolahan yang melonjak hingga 37,09% serta peningkatan investasi atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 17,57%. (Dok BTN)

6/7 Penyerahan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Capaian tersebut merupakan kelanjutan dari rekor tahun 2025, di mana Malut mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia yang mencapai 34,17%, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp133,6 triliun dan PDRB per kapita sekitar Rp97 juta. Seluruh momentum luar biasa ini didukung oleh kekayaan potensi daerah seperti hilirisasi nikel, pertambangan emas dan tembaga, perikanan, perkebunan rempah, pariwisata bahari, hingga energi terbarukan yang menjadikan Malut sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur. (Dok BTN)

7/7 Penyerahan bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni di Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Selasa (28/7). (Dok BTN)

Sebagai wujud nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat di Malut, BTN secara simbolis menyerahkan bantuan yang dialokasikan untuk pembangunan 32 unit Rumah Layak Huni di kawasan Sidangoli, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat (wilayah Domato). BTN meyakini bahwa rumah memiliki makna yang mendalam—bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tempat tumbuhnya keluarga, tempat anak-anak belajar, serta fondasi lahirnya generasi masa depan. (Dok BTN)

Add as a preferred
source on Google