Prabowo Minta Kembangkan Industri Kapal RI: 95% Berbendera Asing

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Senin, 27/07/2026 16:27 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto di perairan Teluk Jakarta, Kamis (2/10/2025). (Dokumentasi BPMI Sekretariat Presiden/Rusman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk mengembangkan industri perkapalan dalam negeri. Permintaan itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/7/2026).


Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal yang juga CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, salah satu aspek penting yang dibahas dalam rapat adalah pengembangan armada perkapalan Indonesia.

"Yang mana sekarang dilihat oleh bapak presiden, pengiriman barang-barang itu 95% berbendera asing," katanya. "Bagaimana supaya ini ke depannya bisa berbendera Indonesia dan diminta rencana pengembangannya itu seperti apa," lanjutnya.

Rosan mengatakan bahwa pengembangan armada perkapalan itu rencananya akan dilakukan pada galangan-galangan kapal di Indonesia. Baik itu BUMN maupun swasta nasional.

"Yang selama ini kita ingin coba tingkatkan, kita ingin coba majukan sehingga penerapan pembuatan kapal itu bisa dilakukan di Indonesia, tetapi sesuai dengan standar internasional," katanya.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengaku diminta Prabowo untuk menyiapkan penguasaan teknologi untuk pembuatan kapal. Ini penting lantaran kebutuhan kapal di Indonesia besar sekali.

"Harapannya ke depan industri kapal kita tumbuh. Jadi kami perguruan tinggi diminta menyiapkan," ujar Brian usai rapat.


(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: S&P Global Ratings:Danantara Berpotensi Perkuat Daya Saing BUMN