Tangkapan Layar Tiktok/@monahansen1,
CNBC Indonesia
27 July 2026 17:35
Gunung es raksasa terbalik di lepas pantai Ilulissat, Greenland. Fenomena viral ini memicu gelombang besar, namun tidak menimbulkan korban maupun kerusakan.
Sebuah gunung es berukuran raksasa terbalik di lepas pantai Ilulissat, Greenland, pada Sabtu (25/7/2026). Peristiwa dramatis tersebut terekam dalam video yang kemudian viral di media sosial, memperlihatkan gunung es perlahan miring sebelum akhirnya terguling dan memperlihatkan bagian bawahnya yang selama ini tersembunyi di bawah permukaan laut. (Tangkapan Layar Tiktok/@monahansen1)
Rekaman itu diabadikan oleh warga lokal, Mona Hansen. Saat gunung es terbalik, gelombang kuat menyapu perairan di sekitarnya. Fenomena serupa juga disaksikan seorang peselancar kayak di Laguna Gletser Islandia dari jarak dekat. Meski tampak mencekam, gunung es berada cukup jauh di tengah laut sehingga tidak ada laporan korban luka maupun kerusakan. (Tangkapan Layar Tiktok/@monahansen1) Location
Peristiwa ini terjadi di sekitar Ilulissat Icefjord, kawasan yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2004. Fjord yang berbatasan langsung dengan Kota Ilulissat itu dikenal sebagai "ibu kota gunung es dunia" karena dipenuhi bongkahan es raksasa yang terlepas dari Gletser Sermeq Kujalleq, salah satu gletser dengan pergerakan tercepat di dunia. (Tangkapan Layar Tiktok/@monahansen1)
Terbaliknya gunung es sebenarnya merupakan fenomena yang cukup sering terjadi di Greenland. Namun, prosesnya dapat berlangsung secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda awal. Gelombang besar yang dihasilkan berpotensi membahayakan kapal-kapal kecil maupun orang yang berada terlalu dekat dengan lokasi kejadian. (Tangkapan Layar Tiktok/@monahansen1) Location
Melansir NDTV, fenomena tersebut dipicu oleh pelelehan es yang tidak merata di bawah permukaan laut. Ketika bagian es yang terendam mencair, keseimbangan dan titik tumpu gunung es berubah hingga menjadi tidak stabil dan akhirnya terbalik. Para ahli menyebut proses ini sebagai fenomena alam yang lazim terjadi di Greenland, meski pelepasan energi saat gunung es terguling mampu memicu turbulensi dan gelombang tinggi. (Tangkapan Layar Tiktok/@monahansen1)