Suhu di Jepang Terpanas dalam 16 Tahun, 453 Orang Masuk RS

Romys Binekasri, CNBC Indonesia
Minggu, 26/07/2026 14:45 WIB
Foto: Seorang pengunjung beristirahat di dekat kabut pendingin di depan pagoda lima lantai di kuil Sensoji, tempat wisata populer, saat pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan serangan panas di Tokyo dan prefektur lainnya karena gelombang panas, di Tokyo, Jepang, 22 Juli 2026. (REUTERS/Issei Kato)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jepang sedang mengalami hari terpanas berturut-turut dengan suhu yang sangat tinggi sejak tahun 2010. Suhu terpanas terjadi pada tanggal 25 Juli 2026 dengan suhu diatas 40°C.

Pemerintah negara tersebut mengeluarkan peringatan sengatan panas di beberapa wilayah negara tersebut.


Mengutip Channel News Asia, kota di Jepang tengah, termasuk di wilayah Aichi dan Gifu, melampaui ambang batas baru untuk "kokushobi", yang berarti hari yang sangat panas, menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Badan Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana mencatat, imbas cuaca panas mencaiptakan masalah kesehatan. Hampir 11.000 orang mencari pertolongan medis darurat di Jepang antara tanggal 13 dan 19 Juli 2026.

Diantara para pasien, 14 di antaranya dinyatakan meninggal dunia begitu tiba di rumah sakit. Lembaga tersebut harus menganggap bahwa cuaca panas ekstrem ini sebagai sebuah bencana.

Jepang mencatat sekitar 1.300 kasus kematian yang disebabkan oleh cuaca panas setiap tahunnya dan menargetkan untuk mengurangi angka tersebut hingga setengahnya pada tahun 2030.

Sekitar 453 orang menerima perawatan di rumah sakit pada hari Kamis akibat masalah cuaca panas dalam satu hari di Tokyo. Jumlah tersebut tertinggi sejak pencatatan dimulai lebih dari satu dekade lalu.

Para ilmuwan menyatakan bahwa perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia meningkatkan frekuensi dan intensitas cuaca panas ekstrem di Jepang.

Sebagai informasi, Jepang mengalami musim panas terpanas dalam sejarah pada tahun lalu. Suhu tertinggi yang pernah tercatat tercatat pada 5 Agustus 2025, yaitu 41,8°C di Isesaki, sebelah utara Tokyo.


(arj/arj) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Cuaca Ekstrem Menyengat, Risiko Makin Meningkat