CLOSE AD
MARKET DATA
Internasional

Spanyol Tiba-Tiba Umumkan Darurat Nasional, Ada Apa?

sef,  CNBC Indonesia
24 July 2026 16:30
Bendera Spanyol (REUTERS/Sergio Perez)
Foto: Bendera Spanyol (REUTERS/Sergio Perez)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Spanyol mengumumkan keadaan darurat nasional, Kamis waktu setempat. Hal ini setelah serangkaian kebakaran hutan mengancam komunitas di dekat Madrid dan di provinsi tetangga Avila serta memaksa lebih dari 10.000 orang untuk mengungsi.

Mengutip Reuters, Jumat (24/7/2026), Kementerian Dalam Negeri mengatakan keputusan itu diambil karena terjadinya beberapa kebakaran secara bersamaan, di tengah kondisi cuaca buruk, lalu kebutuhan untuk memobilisasi sumber daya manusia sangat banyak untuk menangani api. Fakta ini meningkatkan kompleksitas upaya pemadam kebakaran dan perlindungan sipil.

Pemerintah daerah Madrid misalnya, meminta bantuan dan menggambarkan situasi tersebut sebagai situasi sangat genting. Kebakaran aktif di Villa del Prado, San Martin de Valdeiglesias, dan Almorox, di Castile-La Mancha yang berdekatan, berpotensi meluas melebihi kapasitas pemadaman saat ini.

"Mereka juga memperingatkan bahwa kebakaran hutan di Burgohondo, Avila, dapat mencapai wilayah Madrid dalam beberapa jam mendatang karena kondisi cuaca," tulis mana itu.

"Lebih dari 10.000 orang telah dievakuasi dari Villa del Prado, San Martin de Valdeiglesias, Pelayos de la Presa, dan Aldea del Fresno," tambahnya merujuk pemerintah.

Berdasarkan hukum Sistem Perlindungan Sipil Nasional Spanyol, deklarasi darurat nasional ini menempatkan keadaan darurat di bawah wewenang langsung menteri dalam negeri, yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan respons. Pihak berwenang mengatakan ini adalah deklarasi pertama yang terkait dengan kebakaran hutan.

Sejauh ini, lebih dari 270 personel darurat dan 40 unit darat telah dikerahkan di daerah yang terkena dampak. Beberapa kontingen Unit Darurat Militer (UME) juga dikerahkan.

Lebih dari 100.000 hektar lahan telah terbakar di Spanyol sepanjang tahun ini, kira-kira setara dengan rata-rata luas lahan terbakar tahunan di negara itu selama dekade terakhir. Dilaporkan 13 orang telah meninggal, menjadikan tahun 2026 sebagai salah satu musim kebakaran hutan paling mematikan dalam beberapa dekade.

(sef/sef) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article 57.000 Hektar Lahan Hutan Terbakar, 12 Tewas Seketika-23 Orang Hilang


Most Popular
Features