Prabowo Lantik 1.177 Perwira Remaja TNI-Polri 2026, Beri Pesan Ini

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Rabu, 22/07/2026 09:47 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). (YouTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto melantik 1.177 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI dan Polri dalam Upacara Prasetyo Perwira (Praspa) Tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan, menjadi perwira berarti hadir ketika rakyat sedang menghadapi kesulitan.


"Itulah makna pengabdian yang sesungguhnya. Saya gembira bahwa angkatan ini terlibat langsung dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Kita adalah tentara dan polisi rakyat. Kesulitan rakyat akan menjadi kesulitan Saudara," ujarnya.

Prabowo juga mengatakan bahwa tidak ada kepentingan yang lebih tinggi daripada kepentingan bangsa. Dia juga menyoroti perubahan lingkungan strategis global yang berlangsung cepat. Menurutnya, ancaman terhadap negara kini tidak hanya berasal dari kekuatan militer, tapi juga perang siber, perang informasi, narkotika, penyelundupan, kejahatan lintas negara, hingga inflitrasi budaya. Untuk itu, Prabowo meminta kepada perwira untuk membekali diri dengan kemampuan teknologi mutakhir.

"Kuasai kecerdasan buatan, sistem siber, teknologi nirawak, dan bahasa asing. Perwira masa depan harus unggul dalam karakter, disiplin, kepemimpinan, dan penguasaan sains dan teknologi," kata Prabowo.

Selain kemampuan teknologi, kepala negara juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas. Dia menegaskan TNI dan Polri merupakan dua institusi vital yang harus tetap profesional dan bekerja menjaga keutuhan bangsa.

"Jangan ada loyalitas korps yang sempit. Integritas adalah kehormatan seorang perwira. Jangan pernah menyalahgunakan jabatan, jangan pernah tergoda korupsi, penyelewengan. Jangan pernah berkompromi dengan narkoba, judi, atau pelanggaran hukum lainnya. Sekali Saudara mengkhianati rakyat, saat itu pula Saudara kehilangan kehormatanmu," tuturnya.

Dia juga mengingatkan bahwa pendidikan yang diterima para perwira berasal dari rakyat, untuk itu pengabdian harus sepenuhnya ditujukan untuk rakyat.

"Ingatlah selalu, saudara lahir dari rakyat, dididik dengan uang rakyat. Pakaian yang kau pakai dari ujung kaki sampai ujung kepala adalah dari rakyat. Makanmu dari rakyat, gajimu dari rakyat. Mengabdi selalu untuk rakyat. Jadilah pelindung, pengayom, dan pembela rakyat," katanya.

Usai pelantikan, Prabowo memberikan penghargaan Adhi Makayasa kepada lulusan terbaik dari masing-masing akademi. Adhi Makayasa merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada taruna dan taruni yang menunjukan prestasi akademik, kepribadian, mental, jasmani, serta kepemimpinan terbaik selama pendidikan.

Penerima Adhi Makayasa Tahun 2026 antara lain Calvin Tidar Sakti dari Akademi Militer Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra dari Akademi Angkatan Laut, Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman dari Akademi Angkatan Udara, Harindra Arsandho Tegarbaja dari Akademi Kepolisian.


(miq/miq) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: TNI Kawal Ketat Program Swasembada Pangan