Mobil China Laku Ribuan Unit di RI, Mobil Miliaran Ini Cuma Terjual 10

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Selasa, 21/07/2026 13:25 WIB
Foto: Kolase logo Subaru, Volvo, dan Audi. (Dok. Pexels)

Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan pasar otomotif Indonesia semakin ketat. Di tengah membanjirnya merek baru, tidak semua produsen mampu mencetak penjualan besar. Bahkan, masih ada merek yang selama enam bulan pertama 2026 hanya berhasil menjual mobil dalam hitungan jari.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) menunjukkan Audi menjadi merek dengan penjualan paling rendah sepanjang Januari-Juni 2026. Berdasarkan distribusi dari pabrik ke diler (wholesales), Audi hanya mengirim 10 unit mobil selama enam bulan.

Setelah itu disusul Volvo Cars 32 unit, Volkswagen 109 unit, Subaru 112 unit, Neta 116 unit, Maxus 132 unit, Scania 164 unit, dan Nissan 175 unit. Seluruh merek tersebut bahkan belum mampu menembus penjualan 200 unit selama enam bulan pertama tahun ini.


Kondisi serupa juga terlihat dari sisi penjualan langsung ke konsumen atau retail sales. Audi kembali menjadi merek dengan penjualan terendah, yakni hanya 10 unit sepanjang semester pertama 2026.

Di bawahnya ada Volvo Cars 32 unit, Subaru 86 unit, Volkswagen 104 unit, Neta 151 unit, Scania 164 unit, dan Maxus 165 unit. Ketujuh merek tersebut juga masih mencatatkan penjualan di bawah 200 unit sepanjang semester pertama 2026.

Di sisi lain, pasar otomotif nasional masih menunjukkan pertumbuhan. Secara keseluruhan, pasar otomotif Indonesia menunjukkan tren pemulihan.

Penjualan wholesales pada Juni mencapai 77.550 unit atau naik 12% dibandingkan Mei 2026 yang sebanyak 69.219 unit. Penjualan retail juga meningkat 3,9% menjadi 74.507 unit.

Selama Januari hingga Juni 2026, total penjualan wholesales mencapai 436.564 unit, meningkat sekitar 15,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun penjualan retail pada semester pertama tahun ini mencapai 433.848 unit atau tumbuh sekitar 10,5% secara tahunan.

Meski pasar tumbuh, data tersebut menunjukkan masih ada sejumlah merek yang belum mampu memperoleh volume penjualan signifikan di Indonesia.

Dan masih mengutip data GAIKINDO, penjualan wholesales mobil listrik mencapai 12.653 unit pada Juni 2026. Jumlah tersebut naik signifikan dibandingkan Mei 2026 yang tercatat 9.290 unit.

Secara kumulatif, penjualan mobil listrik sepanjang Januari-Juni 2026 telah mencapai 69.739 unit atau berkontribusi sekitar 16% terhadap total penjualan mobil nasional pada semester pertama tahun ini. Angka tersebut sekaligus menegaskan segmen kendaraan listrik murni masih menjadi kontributor terbesar dibandingkan kendaraan elektrifikasi lainnya.

Menariknya, dari daftar 10 merek mobil listrik terlaris, 9 di antaranya adalah mobil China. 

Daftar merek dengan penjualan wholesale terendah Semester I-2026:

1. Audi: 10 unit

2. Volvo Cars: 32 unit

3. Volkswagen: 109 unit

Daftar merek dengan penjualan ritel terendah Semester I-2026:

1. Audi: 10 unit

2. Volvo Cars: 32 unit

3. Subaru: 86 unit.


(dce) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:

Video: Penjualan Mobil Meledak - Kisah Tragis Presiden Mesir