CLOSE AD
MARKET DATA

Singgung Anggaran, Menhub Jamin Operasi Kapal Perintis Tak Disetop

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
21 July 2026 11:35
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwaghandi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Foto: Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwaghandi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan layanan angkutan laut perintis yang sebelumnya sempat mengalami penundaan kini telah kembali berjalan normal. Pemerintah menegaskan operasional kapal perintis akan tetap dilanjutkan hingga akhir tahun anggaran agar mobilitas masyarakat serta distribusi kebutuhan pokok ke daerah-daerah terpencil tidak terganggu.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, meski menghadapi keterbatasan anggaran, pemerintah telah melakukan berbagai penyesuaian agar pelayanan angkutan perintis tetap berlangsung tanpa terhenti.

"Layanan perintis tetap kita laksanakan sampai tahun anggaran selesai. Jadi dengan kondisi anggaran, kita menyiasatinya dan yang paling penting bahwa layanan tidak berhenti," ujar Dudy, dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).

Untuk menjaga kelancaran operasional, Kemenhub melakukan pemantauan harian terhadap operasional kapal, jadwal pelayaran, serta kapasitas muatan. Termasuk pemerintah juga mengusulkan tambahan anggaran guna mengantisipasi potensi terganggunya layanan pada masa mendatang.

Dalam jangka panjang, Kemenhub menilai keberlanjutan angkutan perintis memerlukan dukungan pendanaan yang lebih kuat. Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan kualitas armada, pengembangan infrastruktur pelabuhan, penguatan integrasi sistem logistik nasional, peningkatan kapasitas pelabuhan dan konektivitas antarmoda, serta evaluasi berkala terhadap jaringan trayek agar tetap sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan ekonomi di daerah.

Menurut Dudy, penyelenggaraan subsidi angkutan perintis menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga akses transportasi ke wilayah yang belum terlayani secara komersial sekaligus memperkuat konektivitas nasional.

"Pada tahun anggaran 2026, diselenggarakan 107 trayek kapal perintis, 41 trayek Tol Laut, 6 trayek kapal khusus ternak, serta 18 trayek rede transport untuk menjamin akses transportasi dan distribusi logistik," kata Dudy.

(dce) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Anggaran Seret-Gaji ASN & P3K Ini Terancam Kurang, Dibayar Pakai Apa?


Most Popular
Features