Chile menetapkan keadaan darurat setelah hujan ekstrem memicu banjir di Coquimbo, menewaskan lima orang serta merusak jalan, jembatan, dan infrastruktur.
Sebuah jalan mengalami kerusakan setelah tergerus derasnya arus banjir yang melanda wilayah tengah utara Chile, Senin (20/7/2026). Hujan ekstrem yang dipicu front cuaca menyebabkan banjir besar, merusak infrastruktur, menewaskan sedikitnya lima orang, serta mengganggu layanan dasar di sejumlah wilayah. Akibatnya, pemerintah menetapkan status keadaan darurat, terutama di kawasan Coquimbo. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Dalam foto terlihat bagaimana banjir memutus jalanan. Mobil-mobil tak bisa lewat. (REUTERS/Rodrigo Garrido)
Sejumlah jembatan tampak putus dan ambruk setelah diterjang arus banjir yang sangat deras akibat hujan ekstrem. (Tangkapan Layar Video Reuters/)
Pemerintah menjelaskan bahwa penetapan keadaan darurat merupakan langkah khusus yang diterapkan dalam situasi luar biasa. Kebijakan ini memberi kewenangan lebih besar kepada otoritas untuk mengambil langkah cepat dalam penanganan bencana, termasuk membatasi hak-hak tertentu demi keselamatan masyarakat. (REUTERS/Jorge Vega)
Layanan Nasional untuk Pencegahan dan Penanggulangan Bencana (SENAPRED) melaporkan bahwa Coquimbo diguyur hampir 20 milimeter hujan hanya dalam rentang satu jam pada Minggu malam. Jumlah tersebut setara dengan curah hujan yang biasanya diterima wilayah itu selama satu bulan dan disebut sebagai peristiwa "curah hujan yang tidak normal dan ekstrem". (REUTERS/Diego Reyes)
Dalam periode Sabtu hingga Minggu, salah satu stasiun pemantauan di Coquimbo mencatat akumulasi curah hujan mencapai 84,9 milimeter, menjadi angka tertinggi kedua setelah wilayah Atacama yang mencatat 102,2 milimeter. Kondisi ini memperparah banjir dan meningkatkan risiko longsor di sejumlah lokasi. (REUTERS/Diego Reyes)
Layanan meteorologi resmi Chile, MeteoChile, memperingatkan hujan diperkirakan masih akan berlanjut, terutama di Coquimbo, dengan potensi hujan lebat hingga Selasa. (REUTERS/Diego Reyes)
Pemerintah daerah pun mengimbau warga tetap berada di rumah, sementara petugas pemadam kebakaran, Carabineros de Chile, dan personel militer dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan darurat. (REUTERS/Jorge Vega)
Sebuah taman hiburan turut terendam banjir setelah hujan ekstrem mengguyur wilayah tersebut. Sejak pekan lalu, sejumlah daerah di Chile telah berada dalam status peringatan cuaca akibat front cuaca yang diperkuat fenomena El Niño. Hingga kini, otoritas masih memantau perkembangan situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko banjir serta dampak lanjutan cuaca ekstrem. (REUTERS/Jorge Vega)